Rabu, 25 Februari 2026

Operasi SAR Kecelakaan KM Marina 7 Resmi Dihentikan, Dua Korban dinyatakan Hilang

Operasi SAR terhadap kecelakaan kapal nelayan KM Marina 7 yang terbakar di perairan barat Pulau Ular, Kecamatan Ciwandan, Provinsi Banten, resmi dihentikan pada Rabu, 25 Februari 2026.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, S. Sos menyampaikan bahwa upaya pencarian terhadap dua korban atas nama Rendi dan Ahmad, yang merupakan Anak Buah Kapal (ABK), telah dilakukan secara maksimal dan intensif selama tujuh hari berturut-turut. Namun hingga hari terakhir operasi, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Dalam pelaksanaan operasi SAR, berbagai unsur dan alutsista telah dikerahkan, termasuk KN SAR 247 Tetuka serta RIB 02 Banten untuk melakukan penyisiran di area perairan sesuai dengan peta prediksi arah hanyut korban (SAR Map). Pencarian dilakukan melalui penyapuan laut secara menyeluruh, baik pada jalur utama maupun area yang berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.

Meski demikian, hasil evaluasi akhir menyimpulkan bahwa seluruh upaya pencarian belum membuahkan hasil, sehingga sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), operasi SAR dinyatakan ditutup dan dilanjutkan dengan status pemantauan.

BASARNAS melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban yang belum ditemukan serta mengimbau kepada masyarakat dan para pelaut agar segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban di kemudian hari.
Share:

0 comments:

Posting Komentar


Arsip