Kamis, 12 Februari 2026

DPC PPWI PANDEGLANG DUKUNG PROGRAM KOPERASI DESA MERAH PUTIH, MOMENTUM BARU KEBANGKITAN EKONOMI DARI PELOSOK DESA

Pandeglang - Koperasi Desa Merah Putih menjadi sorotan sebagai gerakan ekonomi rakyat berbasis desa yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga melalui prinsip gotong royong, kemandirian, dan kepemilikan bersama. Inisiatif ini diharapkan menjadi wadah pembangunan ekonomi yang dikelola langsung oleh dan untuk masyarakat desa, melampaui fungsi tradisional simpan pinjam atau jual beli. 12/02/2026
 
Nuryahman, Ketua DPC PPWI Pandeglang, menyampaikan optimisme terhadap gerakan ini. "Ini akan menjadi momen baru bagi bangsa Indonesia untuk membangun tatanan ekonomi dari pelosok desa," ujarnya.
 
Lebih lanjut, Nuryahman menjelaskan bahwa "Dasar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih salah satunya berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan ekonomi desa melalui pemberdayaan koperasi di seluruh desa/kelurahan, ditambah dasar hukum yang lainya."
 
Nuryahman juga menyoroti dasar hukum yang kuat, yaitu Undang-Undang No. 25 Tahun 1992, yang bertujuan memajukan kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya. "Bertujuan membangun tatanan perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi, guna mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Hal ini dapat membuktikan bahwa pemerintah Republik Indonesia serius meningkatkan perekonomian rakyat dari pelosok desa," tegasnya.
 
Tim DPC PPWI Pandeglang telah melakukan pemantauan dan menemukan bahwa pembangunan Koperasi Desa Merah Putih sudah berjalan di beberapa desa di Kabupaten Pandeglang. "Kami segenap anggota dan pengurus DPC PPWI Pandeglang sangat mendukung program koperasi desa merah putih ini agar dapat segera terlaksana dan manfaatnya dapat segera dirasakan oleh segenap pengurus, anggota koperasi desa merah putih, dan semua masyarakat pada umumnya," pungkasnya. (Gie)
Share:

Di Balik Retret KOKAM 2026: Kapolri Ungkap Sosok "Sahabat Sejati" Penjaga Kamtibmas

Bogor - Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., menghadiri kegiatan Retret Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (KOKAM) Muhammadiyah yang digelar di Satlat Brimob Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026). 

Dalam arahannya, Kapolri menekankan soal pentingnya sinergisitas dan kolaborasi seluruh pihak untuk menjaga persatuan-kesatuan hingga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Tentunya ini bagian dari Polri khususnya Brimob dan juga seluruh anggota Polri yang ada untuk terus bersinergi dengan KOKAM dengan Pemuda Muhammadiyah untuk bersama-sama berkolaborasi menjaga persatuan kesatuan, menjaga stabilitas kamtibmas," kata Kapolri usai diminta menjadi Keynote Speech pada Pembukaan Retret KOKAM Nasional, Kamis (12/2/2026).

Kapolri menjelaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan visi Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia yang berdaulat, sejahtera, dan memiliki pertumbuhan ekonomi yang kuat. Menurutnya, target-target besar bangsa hanya bisa tercapai jika seluruh elemen masyarakat bersatu.

"Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dan kedaulatan, dibutuhkan stabilitas kamtibmas dan persatuan dari seluruh elemen bangsa," tegasnya. 

Lebih lanjut, Jenderal Pol. Sigit mengapresiasi hubungan historis yang kuat antara Polri dan Muhammadiyah. Ia menyebut Muhammadiyah sebagai "sahabat sejati" Polri yang selalu hadir dalam situasi-situasi sulit, mulai dari penanganan bencana hingga pengamanan agenda nasional maupun internasional.

"Peran Muhammadiyah tentunya sangat luar biasa ya, kami terus bersama dengan Muhammadiyah dalam segala macam kegiatan, mulai dari bagaimana kita turun bersama-sama, hadapi situasi-situasi sulit, hadapi bencana, kemudian hadapi ancaman-ancaman lain. Termasuk juga melaksanakan pengamanan-pengamanan agenda nasional maupun internasional," ucap Kapolri. 

Kapolri berharap agar kolaborasi erat ini terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa depan demi kemajuan Bangsa Indonesia.

"Saya kira ini adalah bentuk hubungan kita dengan Muhammadiyah yang bagi kami Muhammadiyah adalah sahabat sejati kami, dan akan terus terjaga. Dan harapan kita ke depan apa yang sudah kita laksanakan ini terus pertahankan dan ditingkatkan," tutup Kapolri.
Share:

Pererat Silaturahmi, Polda Banten Terima Kunjungan PW FRN Banten

Serang - Polda Banten menerima kunjungan silaturahmi Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) Banten di Aula Serbaguna Polda Banten pada Kamis (12/02). 

Dalam kesempatannya, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Achiles Hutapea mengucapkan terima kasih atas kunjungan silaturahmi Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) Banten. "Terima kasih atas kunjungan silaturahmi dari Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) Banten. Semoga silaturahmi ini semakin mempererat sinergi dan kerja sama yang baik antara Polri dan insan pers,” ujarnya. 

Selanjutnya, Kombes Pol Maruli mengatakan bahwa Institusi Polri hadir ditengah-tengah masyarakat bukan hanya Penegak Hukum tetapi juga Sahabat Penolong. “Institusi Polri hadir di tengah-tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan penolong yang siap memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat," kata Kabidhumas Polda Banten. 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PW FRN DPW Banten Roslina, didampingi Ketua DPC Cilegon Icha S, menyerahkan satu bundel dokumen lengkap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PW FRN kepada Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Achiles Hutapea.

Diakhir, Kabidhumas Polda Banten berharap kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan antara Polda Banten dan PW FRN. "Silaturahmi ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polda Banten dan PW FRN Banten, mulai dari Dewan Pimpinan Wilayah sampai Dewan Pimpinan Cabang, serta meningkatkan publikasi berita positif di wilayah hukum Polda Banten," tutupnya.
Share:

Polda Banten, Terima Silaturahmi PW FRN

Banten, inforakyatindonesis.online
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki,  melalui Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Achiles Hutapea, mengucapkan terima kasih atas kunjungan silaturahmi Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) Banten. Kapolda Banten Irjen Hengki melalui Kabid Humas menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Bertempat di Aula Serba Guna Polda Banten. Pada Hari Kamis (12/02-2026)

"Kapolda Banten Irjen Hengki mengucapkan terima kasih atas kunjungan silaturahmi PW FRN Banten. Semoga sinergitas antara pers dan Polri tetap terjalin dan semakin kuat," kata Kombes Pol Maruli Achiles Hutapea.

Kabid Humas mengatakan;"Silaturahmi ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polda Banten dan PW FRN Banten, mulai dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) sampai Dewan Pimpinan Cabang (DPC), serta meningkatkan publikasi berita positif di wilayah hukum Polda Banten," imbuh Maruli. 

Dalam waktu yang sama, Ketua PW FRN DPW Banten Roslina, didampingi Ketua DPC Cilegon Icha S menyerahkan Satu Bundel Dokumen Lengkap Angaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD RT)  PW FRN kepada Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Hutapea.

Kabid Humas mengungkapkan, bahwa  Institusi Polri hadir ditengah-tengah masyarakat bukan hanya Penegak Hukum tetapi juga Sahabat Penolong. Kami berharap PW FRN dimanapun berada, 
bekerjasama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tutup Kabid Humas Kombes Maruli. (Rose/Robi,Rif)
Share:

Rabu, 11 Februari 2026

Sepekan, Satgas Pangan Nasional Awasi 9.138 titik, Minyakita hingga Beras Jadi Sorotan

JAKARTA, – Satuan Tugas (Satgas) Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan mencatat hasil signifikan dalam pengawasan pangan nasional pada Minggu ke-I periode 5–11 Februari 2026. Intensitas pemantauan meningkat pasca Rapat Koordinasi Satgas Saber Pelanggaran Pangan yang dipimpin Kabareskrim Polri Komjen Pol Drs. Syahardiantono, M.Si selaku Ketua Pengarah Satgas, di Rupat Dirtipideksus Bareskrim Polri, Gedung Awaloedin Djamin Mabes Polri, sepekan lalu.

Berdasarkan rekapitulasi Posko Satgas Saber Pusat, selama sepekan dilakukan pemantauan di 9.138 titik yang tersebar di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI selaku Ketua Pelaksana Satgas, Dr. I Gusti Ketut Astawa, mengatakan intensitas pengawasan tersebut berdampak langsung pada pergerakan harga sejumlah komoditas strategis menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026.

“Sejumlah komoditas seperti telur ayam ras, daging ayam ras, daging sapi segar, cabai rawit dan cabai merah keriting, Minyakita, serta beras medium dan premium mulai menunjukkan tren penurunan harga. Meski di beberapa provinsi masih berada di atas HET dan HAP, namun secara umum cenderung menurun,” ujar Ketut Astawa, Kamis (12/2/2026).

Ia menegaskan, pemantauan masif dan tindak lanjut di lapangan terbukti efektif menekan harga komoditas pangan utama, khususnya beras premium dan medium di Zona I dan II, cabai merah keriting, telur ayam ras, serta daging ayam ras.

Dari total titik pemantauan, pengawasan paling banyak dilakukan terhadap pedagang dan pengecer sebanyak 5.939 titik, disusul ritel modern 1.472 titik, grosir 967 titik, distributor 554 titik, produsen 136 titik, dan agen 70 titik.

*Teguran hingga Rekomendasi Cabut Izin*

Satgas mencatat berbagai tindak lanjut atas temuan pelanggaran di lapangan. Selama periode pemantauan, Satgas menerbitkan 128 surat teguran, melakukan 400 pengisian stok kosong, serta pengambilan 33 sampel pangan untuk uji laboratorium. Selain itu, dikeluarkan rekomendasi pencabutan satu izin usaha dan dua izin edar terhadap pelaku usaha yang melanggar ketentuan HET/HAP, keamanan, dan mutu pangan.

“Langkah tegas ini menjadi peringatan agar pelaku usaha patuh terhadap regulasi harga dan standar keamanan pangan,” tegas Ketut Astawa.

Meski demikian, hasil analisis menunjukkan sejumlah komoditas masih menjadi perhatian karena berada di atas HET atau HAP, antara lain beras premium Zona III, Minyakita, bawang merah, bawang putih di wilayah Indonesia Timur dan 3TP, daging sapi segar, daging kerbau beku, cabai rawit merah, serta gula konsumsi di wilayah Indonesia Timur dan 3TP.

Menurut Ketut Astawa, kondisi tersebut memerlukan sinergi lintas kementerian dan lembaga, seperti Kemenko Pangan, Kemendagri, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Polri, Bapanas RI, Bulog, serta Satgas di daerah untuk melakukan intervensi di wilayah dengan harga pangan tinggi.

*Minyakita Jadi Fokus Pengawasan*

Satgas juga menyoroti Minyakita yang secara nasional masih dijual di atas HET, meski menunjukkan tren penurunan di akhir periode pemantauan. Komoditas ini menjadi yang paling banyak dilaporkan masyarakat melalui hotline pengaduan.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono menegaskan kepada seluruh Satgas, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota, agar tidak ragu menindak tegas pelaku usaha yang melanggar ketentuan harga, keamanan, dan mutu pangan sesuai hukum yang berlaku.

Satgas Saber Pangan Pusat juga akan turun langsung melakukan pengecekan ke produsen, distributor lini satu dan dua, hingga pengecer untuk memastikan Minyakita dijual sesuai HET Rp15.700 per liter. Selain itu, Satgas mendorong Perum Bulog dan BUMN Pangan yang menerima alokasi 35 persen DMO dari produsen minyak goreng/CPO untuk segera mengintervensi wilayah yang masih mencatat harga tinggi.

Selama Minggu ke-I, hotline pengaduan Satgas menerima enam laporan masyarakat dari Jakarta Pusat, Kupang, Bandar Lampung, Bukittinggi, Maros, dan Mataram. Seluruh laporan tersebut telah ditindaklanjuti oleh Satgas daerah.

Di sisi lain, pemerintah memperkuat intervensi pasokan melalui penyaluran beras SPHP sebanyak 28.765 ton melalui Gerakan Pangan Murah, pasar tradisional, ritel modern, hingga outlet pangan binaan pemerintah daerah.

Ketut Astawa menegaskan, Satgas Saber Pelanggaran Pangan akan terus meningkatkan intensitas pengawasan serta memperluas sosialisasi hotline pengaduan kepada masyarakat.

“Pengawasan berlapis dan partisipasi masyarakat menjadi kunci untuk memastikan pangan yang beredar aman, bermutu, dan terjangkau, terutama menghadapi Imlek, Ramadan, dan Idulfitri 2026,” pungkasnya. (*)
Share:

Proyek Siluman DTRB Kabupaten Tangerang : Dana Rakyat di korupsi, Aturan Hukum jadi Mainan!

Tangerang - 11/2/2026. Tak lagi hanya dugaan, praktik kejahatan birokrasi yang menjijikkan telah menjamur di Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang. Proyek Gedung Serba Guna (GSG) tahun anggaran 2025 yang digadang-gadang sebagai fasilitas publik justru terbongkar sebagai "sarana pemerasan uang rakyat" dengan tuduhan penyimpangan yang meliputi dari ujung ke ujung rantai pengelolaan anggaran.
 
*BUNGKAMAN TOTAL = ADMITTANCE KE DOSA ANGGARAN*

Alih-alih membuka diri dan menunjukkan transparansi yang wajib dilakukan oleh pelayan publik, pejabat DTRB memilih jalan pintas dengan menutup rapat mulut dan menyembunyikan fakta. Sikap tertutup ini bukan lagi sekadar ketidakmampuan mengelola proyek, melainkan bukti nyata adanya upaya terselubung untuk menutupi lubang besar yang dibuat oleh tangan-tangan nakal di dalam dinas.
 
Dewan Pimpinan Daerah Gabungannya Wartawan Indonesia (GWI) Provinsi Banten yang mencoba mengajukan konfirmasi resmi hanya dibalas dengan keheningan yang menusuk. Syamsul Bahri, Ketua GWI Banten, mengungkapkan kemarahan yang tak tertahankan:
"Kita kirim surat berkali-kali, tapi mereka seperti hantu yang hilang tak berbekas. Bukankah mereka harus menjawab kepada rakyat yang telah menyumbangkan uang hasil kerja kerasnya untuk pembangunan ini?"
 
Ironisnya, di tengah keterlambatan pengerjaan yang sangat mencolok, pihak dinas justru bertindak sebagai "pelindung hukum" bagi rekanan yang jelas-jelas melanggar kontrak. Tanpa adanya addendum kontrak yang sah dan tanpa satu pun sanksi denda yang diberikan, jelaslah bahwa aturan hukum di mata pejabat DTRB hanyalah mainan yang bisa dimainkan sesuka hati demi mengamankan kantong pihak ketiga.
 
Alasan "musim hujan" yang diajukan oleh Kepala Dinas sama sekali tidak punya dasar! Kontrak seharusnya rampung Desember 2025, sementara banjir baru menghantam wilayah tersebut Januari 2026. Ini bukan alasan, melainkan kebohongan yang dibuat dengan seenaknya untuk menutupi kebobrokan mereka sendiri!
 
Hasil investigasi mendalam menunjukkan fakta yang lebih mencengangkan: seluruh pembangunan GSG berdiri megah di atas lahan Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) – tanpa satu pun izin resmi dan tanpa permohonan dari masyarakat yang seharusnya menjadi pihak terkait.
 
Secara yuridis, pembangunan di lahan publik harus melalui serangkaian prosedur yang ketat: perubahan peruntukan lahan, izin lingkungan (AMDAL/UKL-UPL), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), hingga Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Namun proyek ini dengan sengaja melompati semua pagar hukum, seolah-olah aturan negara tidak berlaku bagi mereka.

M. Aqil, SH, pemerhati korupsi Kota Tangerang yang dikenal tegas, memberikan kritik yang menusuk ke akar masalah:
"PP No. 12/2019 dan Permendagri No. 77/2020 bukan sekadar tulisan kertas! Dana APBD adalah uang rakyat yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab, bukan uang saku pribadi yang bisa dibelanjakan sesuka hati tanpa pertanggungjawaban apapun. Praktik 'kejar tayang' yang mereka lakukan jelas merupakan pintu gerbang bagi korupsi skala besar!"
 
Indikasi penggelembungan nilai belanja (mark-up) yang ditemukan menunjukkan bahwa kerugian yang dialami keuangan negara bukanlah jumlah kecil. Setiap rupiah yang hilang adalah darah dan keringat rakyat yang telah dicuri oleh kelompok oknum ini!
 
*GWI BANTEN: KITA TIDAK AKAN BIARKAN KKN BERSEMI LAGI!*

Puncak kemarahan masyarakat dan pers akan segera meledak! Dalam jumpa pers yang penuh semangat pada Selasa (10/02/2026), Syamsul Bahri menegaskan bahwa aksi hukum dan massa akan digenjot hingga tuntas:
"Kami tidak bicara kosong-kosong. Berkas laporan lengkap sudah kami siapkan dan akan segera diserahkan ke kepolisian dan kejaksaan. Kita akan tuntut agar setiap oknum yang terlibat mendapatkan hukuman yang setimpal!"
 
Tak hanya itu, aksi damai besar-besaran akan digelar di depan kantor Bupati dan Inspektorat Kabupaten Tangerang sebagai bentuk teguran yang keras: rakyat sudah tidak bisa lagi menoleransi praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme yang terus menyiksa daerah ini!
 
Hingga saat ini, Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan masih bersembunyi di balik tembok kantornya. Publik menunggu dengan cemas dan marah: Ke mana uang rakyat yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan masyarakat mengalir? Mengapa aturan hukum harus dikalahkan hanya untuk kepentingan segelintir orang?
 
Jangan biarkan korupsi merusak masa depan kita! Dukung aksi hukum untuk mengungkap seluruh kebobrokan di DTRB Kabupaten Tangerang!

(Redaksi)
Share:

POLRES SERANG GELAR APEL PENGECEKAN PERSONEL DAN KENDARAAN BHABINKAMTIBMAS, KAPOLRES TEKANKAN KESIAPSIAGAAN DAN PELAYANAN PRIMA KEPADA MASYARAKAT

Serang – Guna memastikan kesiapan personel serta sarana prasarana operasional dalam mendukung tugas pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Serang Polda Banten menggelar apel pengecekan personel dan kendaraan Bhabinkamtibmas jajaran, bertempat di Lapangan Apel Mapolres Serang, Rabu (11/2/2026) pukul 16.48 WIB.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., serta diikuti sekitar 90 personel yang terdiri dari jajaran Bhabinkamtibmas, Kasatbinmas, Kasipropam, dan personel Provos Polres Serang.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan, pengendalian, serta evaluasi kesiapan anggota di lapangan, baik dari aspek kedisiplinan, sikap tampang, maupun kelayakan kendaraan dinas yang digunakan dalam menunjang mobilitas pelayanan kepada masyarakat di desa dan kelurahan binaan.

Dalam arahannya, Kapolres Serang menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri dan menjadi garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga harus mampu menjadi representasi positif institusi Polres Serang.

“Rekan-rekan Bhabinkamtibmas adalah tulang punggung pelayanan kepolisian di wilayah. Tampilkan sikap humanis, profesional, serta mampu menjadi solusi atas setiap permasalahan masyarakat,” tegas Kapolres.

Kapolres juga mengingatkan agar setiap pelaksanaan tugas dan kegiatan di lapangan selalu didokumentasikan sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja. Selain itu, ke depan akan diagendakan kembali kegiatan pembinaan dan pendekatan kepada masyarakat melalui program Ngariung Iman Ngariung Aman guna memperkuat sinergitas Polri dengan warga.

Tak hanya itu, seluruh personel diharapkan menjaga disiplin, etika, serta sikap tampang perorangan karena hal tersebut mencerminkan citra Polri di mata masyarakat.

Kegiatan apel pengecekan berakhir pada pukul 17.00 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh Bhabinkamtibmas Polres Serang semakin siap, sigap, dan profesional dalam memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan nyaman di wilayah hukum Polres Serang.
Share:

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan, Monitoring Pemeriksaan Kesehatan Personel di Aula Ngariung Iman Ngariung Aman

Serang - Personel Polres Serang mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala yang dilaksanakan di Aula Ngariung Iman Ngariung Aman, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kesiapan fisik dan mental anggota dalam menjalankan tugas kepolisian.

Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tersebut bekerja sama dengan personel Biddokes Polda Banten, Dokkes Polres Serang, serta Laboratorium Klinik Kualita Medica. Sinergi ini dilakukan guna memastikan proses pemeriksaan berjalan profesional, menyeluruh, dan sesuai standar medis.

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pemeriksaan kesehatan berkala merupakan agenda rutin yang wajib diikuti seluruh personel.

 “Kesehatan anggota adalah faktor utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas di lapangan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, personel menjalani berbagai tahapan pemeriksaan. Di antaranya cek darah, urine, EKG dan treadmill untuk memeriksa kesehatan jantung, serta pemeriksaan rontgen guna mendeteksi kondisi organ dalam.

Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan tensi darah dan pengukuran tinggi badan sebagai bagian dari evaluasi kondisi fisik dasar. Petugas medis juga melakukan pemeriksaan mata dan gigi untuk memastikan tidak ada gangguan kesehatan yang dapat menghambat pelaksanaan tugas.

Tak hanya aspek fisik, pemeriksaan juga mencakup kesehatan jiwa (keswa). Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi psikologis personel, mengingat beban kerja dan tantangan tugas kepolisian yang cukup tinggi.

Kapolres menegaskan bahwa deteksi dini sangat penting agar potensi gangguan kesehatan dapat segera ditangani. “Melalui pemeriksaan berkala ini, kita bisa mengetahui sejak awal jika ada indikasi gangguan kesehatan, sehingga dapat segera dilakukan tindakan medis yang diperlukan,” jelasnya.

Menurutnya, kesiapan personel bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga kondisi tubuh dan mental yang prima. Personel yang sehat akan lebih optimal dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari Biddokes Polda Banten dan tim medis yang telah membantu kelancaran kegiatan tersebut. “Kami berterima kasih atas dukungan tim medis yang telah memastikan seluruh rangkaian pemeriksaan berjalan dengan baik dan tertib,” tambahnya.

Dengan adanya pemeriksaan kesehatan berkala ini, Polres Serang berharap seluruh personel tetap berada dalam kondisi sehat dan siap siaga. Langkah ini menjadi komitmen institusi dalam menjaga profesionalisme serta kualitas pelayanan kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Serang. (Humas/Rose)
Share:

Sat Lantas Polres Cilegon Laksanakan Operasi Keselamatan Hari Ke-10, Fokus Penindakan Truk di Jalur Perkotaan

Cilegon – Satuan Lalu Lintas Polres Cilegon kembali melaksanakan Operasi Keselamatan Maung 2026 hari ke-10 yang berlangsung di sekitaran Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, Kegiatan ini difokuskan pada penindakan terhadap kendaraan truk yang melintas dan memasuki jalur perkotaan yang tidak sesuai peruntukannya. Rabu (11/02/2026).

Dalam operasi tersebut, personel Sat Lantas melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan serta penegakan hukum terhadap pengemudi yang melanggar aturan lalu lintas, khususnya truk bermuatan besar yang melintas di kawasan kota pada jam operasional yang dibatasi.

Kasat Lantas Polres Cilegon menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kendaraan berat di wilayah perkotaan.

“Operasi Keselamatan ini kami fokuskan pada kendaraan truk yang melanggar jalur dan waktu operasional di wilayah kota. Hal ini demi menjaga kelancaran arus lalu lintas serta keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Selain penindakan berupa tilang, petugas juga memberikan teguran serta imbauan kepada para pengemudi agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan jalur yang telah ditentukan, dan mengutamakan keselamatan di jalan.

Sat Lantas Polres Cilegon berharap melalui Operasi Keselamatan Maung 2026 ini, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga tercipta kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah hukum Polres Cilegon. (Humas/Rose)
Share:

POLRES SERANG TERTIBKAN PEDAGANG DAN PARKIR LIAR DI PASAR CIRUAS, ARUS LALU LINTAS KEMBALI LANCAR

Serang – Guna menciptakan kelancaran arus lalu lintas serta menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, Polres Serang melalui Polsek Ciruas melaksanakan kegiatan pengamanan jalur dan penertiban pedagang serta parkir liar di sepanjang Jalan Raya Serang–Jakarta, tepatnya di depan Pasar Ciruas, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Rabu (11/2/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 05.00 WIB tersebut melibatkan 12 personel Polsek Ciruas yang tersprin di bawah pimpinan Aipda Mulyadi selaku Panit 2 Lantas Polsek Ciruas.

Petugas melaksanakan pengaturan arus lalu lintas, penertiban pedagang yang menggunakan badan jalan untuk berjualan, serta menindak kendaraan yang parkir sembarangan di bahu maupun badan jalan. Selain itu, personel juga memberikan imbauan secara humanis kepada pedagang dan pengunjung pasar agar mematuhi aturan demi keselamatan bersama.

Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif Polri dalam mengantisipasi kemacetan serta potensi kecelakaan lalu lintas akibat penyempitan jalan.

“Penertiban ini kami lakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar tanpa mengganggu pengguna jalan lainnya. Kami mengimbau pedagang dan pengunjung pasar agar tidak menggunakan badan jalan untuk berjualan maupun parkir,” ujar Kapolres.

Dengan adanya pengamanan dan penataan tersebut, arus lalu lintas di sekitar Pasar Ciruas terpantau kembali lancar, tertib, dan aman. Kegiatan berakhir pada pukul 09.30 WIB dalam situasi kondusif.

Polres Serang akan terus melaksanakan patroli dan pengamanan rutin sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman serta pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Humas/Red)
Share:

Kapolsek Rangkasbitung Polres Lebak, Dampingi Kanit I Hartib Propam Polda Banten Gelar Gaktibplin di Mapolsek Rangkasbitung

Lebak - Guna meningkatkan kedisiplinan dan mencegah terjadinya pelanggaran Personil, Kapolsek Rangkasbitung AKP Adi Irawan,.SH,dampingi Kanit I Hartib Propam Polda Banten IPDA Bowo Sucahyono dan anggota,melaksanakan giat Gaktibplin ( Penegakan Ketertiban dan Disiplin) Personil di Polsek Rangkasbitung Polres Lebak.Rabu (11/02/2026).

Kegiatan Gaktibplin tersebut dipimpin langsung Kanit I Hartib Propam Polda Banten IPDA Bowo Suchayono di Dampingi Kapolsek Rangkasbitung AKP Adi Irawan.,SH,melaksanakan Operasi Gaktibplin.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Herfio Zaki,. S.I.K,.M.H, melalui Kapolsek Rangkasbitung AKP Adi Irawan,.SH, mengatakan.

“Ya, pagi ini kita dari Polsek Rangkasbitung mendampingi Kanit I hartib Propam Polda Banten IPDA Bowo Suchayono,gelar Gaktibplin dengan pemeriksaan Sikap,Tampang,Kelengkapan Identitas diri,pemeriksaan Senpi,HP yang di duga terindikasi Aplikasi Judi Onlen (Judol) dan tes Urin personil Polsek Rangkasbitung.

“Sementara hasil pemeriksaan dari Siepropam Polda Banten,Alhamdulillah tidak di temukan personil yang melanggar penyalahgunaan Narkoba maupun Judi Online,” ujar Kapolsek Rangkasbitung. (Humas/Rose)
Share:

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Anggota Polsek Maja Polres Lebak, Laksanakan Patroli Dialogis Malam Hari Bersama Warga

Lebak - Guna antisipasi gangguan kamtibmas di Wilayah Hukum Polsek Maja, Anggota  Polsek Maja Polres Lebak Polda Banten melaksanakan Patroli dialogis malam hari, Rabu(11/02/2026) 

Personil Polsek Maja Polres Lebak melaksanakan  Patroli dialogis yang di laksanakan  setiap  hari, sasaran utama kegiatan patroli yang di lakukan oleh anggota polsek Maja,untuk berselahturahmi kepada warga masyarakat sebagai sarana diaolgis untuk menyerap informasi dan aspirasi. kec. Maja dan seluruh anggota keluarganya.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP HERFIO Zaki,SIK.,M.H melalui Kapolsek Maja AKP Iwan Sofiyan, SE, M. M mengatakan. 
"Polsek Maja Polres Lebak Melaksanakan Patroli di sebagai salah satu upaya pencegahan dan antisipasi gangguan Kamtibmas di Wilayah hukum Polsek Maja"

Selain itu dalam pelaksanaan Patroli dialogis setiap  hari, anggota yang melaksanakan Patroli juga melaksanakan pengecekan yaitu,pemukiman warga  yang ada di Wilayah Hukum Polsek Maja"

"Di harapkan dengan Patroli ini, kondusifitas dapat terjaga, angka kriminalitas atau aksi kejahatan bisa di tekan"ungkap Kapolsek Maja. 

"Dalam pelaksanaan Patroli, anggota juga memberikan pengarahan kepada Security yang berjaga di hari ini agar selalu waspada dan lakukan Patroli di Jam-Jam Rawan." tukasnya. (Humas/Red)
Share:

Selasa, 10 Februari 2026

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Personel Polsek Cikulur Bersama Petani Tanam Jagung

‎Lebak – Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait ketahanan pangan nasional, personel Polsek Cikulur Polres Lebak melaksanakan kegiatan penanaman jagung seluas 2 hektare di Kampung Cilasung, Desa Curugpanjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Rabu (11/02/2026).
‎Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikulur AKP Mulyadi bersama personel Polsek Cikulur serta melibatkan unsur pemerintah desa, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan kelompok tani setempat.
‎Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Herfio Zaki, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Cikulur AKP Mulyadi mengatakan bahwa, kegiatan penanaman jagung ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.
‎“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas Polri bersama pemerintah desa dan kelompok tani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami berharap hasil panen nantinya dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar AKP Mulyadi.
‎Dalam kegiatan tersebut, penanaman jagung dilakukan di lahan pertanian seluas 2 hektare dengan menggunakan benih varietas Advanta Bejo yang dikenal memiliki produktivitas tinggi serta daya tahan yang baik terhadap kondisi lingkungan.
‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Desa Curugpanjang Sukri, Penyuluh Pertanian Lapangan Jijin Firman, serta anggota Kelompok Tani Mekartani Situjaya Wahidin yang bersama-sama melaksanakan proses penanaman.
‎Selain sebagai upaya mendukung program pemerintah, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat serta meningkatkan kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan di bidang pertanian.
‎Polsek Cikulur berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah serta hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
‎Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional. (Humas/Rose)
Share:

Arsip