Jumat, 13 Februari 2026

Hari ke-11 Operasi Keselamatan Maung 2026, Polda Banten Perkuat Edukasi dan Penegakan Humanis

Serang – Memasuki hari ke-11 pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026, Polda Banten terus mengintensifkan kegiatan preemtif, preventif, serta penegakan hukum secara humanis guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik strategis dan kawasan dengan tingkat mobilitas tinggi di wilayah hukum Polda Banten pada Kamis (12/02).

Dalam pelaksanaannya, personel Ditlantas Polda Banten bersama jajaran turun langsung ke lapangan untuk memberikan imbauan kepada pengendara roda dua maupun roda empat. Edukasi keselamatan dilakukan melalui dialog interaktif, hingga teguran simpatik kepada pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran ringan.

Selain pendekatan persuasif, petugas juga melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi, serta pengemudi yang tidak menggunakan sabuk keselamatan. Penindakan dilakukan secara profesional dan humanis, dengan mengedepankan keselamatan sebagai tujuan utama.

Operasi Keselamatan Maung 2026 tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa tertib berlalu lintas merupakan kebutuhan bersama. Keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab petugas, melainkan tanggung jawab seluruh pengguna jalan.

Melalui kegiatan ini, Polda Banten berharap dapat menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas serta menekan angka fatalitas kecelakaan di wilayah Banten. Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan tercipta situasi kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh pengguna jalan.
Share:

Tanamkan Etika Berkendara, Satlantas Polresta Tangerang Sisir Jalur Utama Serang di Hari ke-11 Operasi

Tangerang  – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang terus mematangkan pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026. Memasuki hari ke-11, Kamis (12/2/2026), personel kepolisian memfokuskan kegiatan pada titik-titik krusial di jalur arteri yang menjadi denyut nadi aktivitas industri dan perdagangan di Kabupaten Tangerang.

Pendekatan edukatif tetap menjadi senjata utama petugas dalam mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.

Pengawasan di Jalur Padat Aktivitas

Kegiatan hari ini menyasar tiga lokasi strategis yang memiliki karakteristik arus lalu lintas padat, yakni kawasan Mitra 10 Jalan Raya Serang, Pertigaan Otonom, hingga Pertigaan Pasir Gadung. Lokasi-lokasi tersebut dipilih karena merupakan titik pertemuan kendaraan besar, karyawan pabrik, serta mobilitas warga sekitar.

Kasat Lantas Polresta Tangerang, AKP Zaeni Aji Bakhtiar, menjelaskan bahwa kehadiran petugas di titik-titik tersebut bertujuan untuk mengurai kepadatan sekaligus meminimalisir pelanggaran kasatmata.

“Kawasan Jalan Raya Serang, khususnya di sekitar Mitra 10 dan akses masuk Otonom serta Pasir Gadung, memiliki kepadatan yang cukup tinggi di jam-jam sibuk. Kami hadir untuk memastikan arus tetap mengalir lancar dan masyarakat merasa aman saat melintas,” ujar AKP Zaeni.

Dialog Humanis dan Teguran Edukatif

Meskipun pengawasan dilakukan secara intensif, Satlantas Polresta Tangerang tetap konsisten dengan instruksi Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah untuk mengedepankan sisi humanis. Pengendara yang kedapatan melanggar diberikan teguran simpatik serta edukasi mengenai risiko kecelakaan.

Petugas secara aktif memberikan imbauan mengenai penggunaan Helm SNI, kepatuhan terhadap lampu lalu lintas, hingga penggunaan sabuk pengaman bagi pengendara roda empat.

“Kami lebih banyak melakukan dialog. Kami ingin pengendara sadar bahwa memakai helm atau sabuk pengaman bukan karena takut ditilang, tapi demi melindungi diri sendiri. Respons masyarakat di titik Pasir Gadung dan Otonom sejauh ini sangat positif terhadap imbauan yang kami berikan,” tambahnya.

Membangun Kesadaran Kolektif

Menjelang berakhirnya masa operasi dalam beberapa hari ke depan, Satlantas Polresta Tangerang berharap momentum ini dapat meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat. Target utamanya adalah terciptanya situasi Kamseltibcarlantas yang berkelanjutan di wilayah hukum Polresta Tangerang.

“Operasi ini adalah stimulan. Harapan kami, meskipun operasi ini nanti berakhir, budaya tertib dan saling menghormati di jalan raya tetap melekat pada setiap pengendara,” pungkas AKP Zaeni.
Share:

Lewat Focus Group Discussion, Polda Banten Tegaskan Komitmen Green Policing untuk Masa Depan Lingkungan

Serang - Polda Banten menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang mengangkat tema “Strategi Green Policing Dalam Mendukung Perlindungan Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan”. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh peserta didik Sespimti Angkatan ke-35 Kombes Pol Yudhis Wibisana, yang bertempat di Aula Serbaguna Polda Banten pada Kamis (12/02).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Kasespimti Sespim Lemdiklat Polri Brigjen Pol. Dr. Eko Suprihanto, Widyaiswara Kepolisian Utama TK II Sespim Lemdiklat Polri Brigjen Pol Hendra Kurniawan, peserta didik Sespimti Angkatan ke-35 Kombes Pol Yudhis Wibisana, serta Akademisi Kombes Pol (Purn.) Prof. Dr. Dadang Herli Saputra.

Dalam sambutannya, Wakapolda Banten menyampaikan bahwa isu perlindungan lingkungan hidup merupakan perhatian strategis karena berkaitan dengan ketahanan nasional, stabilitas sosial, dan keberlanjutan pembangunan. "Kejahatan seperti illegal logging, illegal mining, pencemaran lingkungan, dan limbah B3 tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi bagi negara, tetapi juga berdampak jangka panjang terhadap kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat. Sejalan dengan itu, Polri melalui Ditreskrimsus, memperkuat pendekatan Green Policing dengan mengintegrasikan perlindungan lingkungan hidup, prinsip pembangunan berkelanjutan, serta penegakan hukum berbasis dampak ekologis dalam setiap proses penyelidikan dan penyidikan," ujarnya. 

Selanjutnya, Brigjen Pol Hendra Wirawan menjelaskan bahwa konsep Green Policing berlandaskan prinsip pembangunan berkelanjutan dan perlindungan hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, dengan penegakan hukum sebagai instrumen utama pencegahan kerusakan lingkungan. "Upaya ini selaras dengan kebijakan nasional dan Asta Cita Presiden dalam memperkuat ketahanan sumber daya alam serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan berkelanjutan," jelasnya. 

Sementara itu, peserta didik Sespimti Polri Angkatan ke-35 Kombes Pol Yudhis Wibisana menyampaikan bahwa pendekatan Green Policing merupakan langkah strategis dalam perlindungan lingkungan hidup. "Konsep ini tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mendorong rehabilitasi dan reklamasi lahan pasca tambang, termasuk penanaman kembali untuk memulihkan kondisi alam,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Yudhis Wibisana mengungkapkan bahwa langkah tersebut penting agar pembangunan saat ini tidak mengorbankan hak generasi mendatang. “Langkah ini penting agar pembangunan saat ini tidak mengorbankan hak generasi mendatang untuk menikmati lingkungan yang sehat dan lestari. Keseimbangan antara kebutuhan ekonomi masyarakat dan perlindungan lingkungan harus dikelola secara bijak dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Kombes Pol Yudhis Wibisana juga menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, Ditreskrimsus Polda Banten telah menindak 25 kasus tindak pidana. “Sepanjang tahun 2025, Ditreskrimsus Polda Banten telah menindak 25 kasus tindak pidana lingkungan hidup dan sumber daya alam. Sementara pada tahun 2024, kami berhasil menangani 20 kasus. Kasus-kasus tersebut tersebar di wilayah hukum Polda Banten, antara lain di Lebak Selatan, Cilegon, Pulo Ampel, hingga Bojonegara,” ujarnya.

Adapun modus yang ditemukan beragam, di antaranya praktik penjualan tanah yang kemudian dilakukan pengerukan hingga menimbulkan lubang-lubang dalam. Kondisi tersebut tidak jarang menyebabkan genangan air, banjir, serta dampak lingkungan lainnya yang merugikan masyarakat sekitar.

Diakhir, Wakapolda Banten berharap forum diskusi tersebut dapat menghasilkan rekomendasi strategis. "Saya berharap melalui forum diskusi ini dapat menghasilkan rekomendasi strategis yang semakin memperkuat peran Polri, khususnya Ditreskrimsus, dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup sebagai bagian dari kepentingan strategis bangsa dan negara," tutupnya (Bidhumas).
Share:

Kapolsek Cipocok Jaya Polresta Serkot, Pimpin Apel Pengamanan Aksi Unjuk Rasa LSM KPK di Kantor Walikota

Serang kota - Kapolsek Cipocok Jaya Polresta Serang Kota AKP Juandi, S.H. memimpin apel kesiapan pengamanan Aksi Unjuk Rasa LSM KPK di halaman Kantor Walikota, pada Kamis (12/02/2026).

Apel pengamanan dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif selama berlangsungnya kegiatan aksi unjuk rasa.

Dalam arahannya, Kapolsek Cipocok Jaya Akp. Juandi, S.H. menekankan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan mengedepankan sikap humanis.

“Seluruh personel yang terlibat pengamanan dilarang membawa senjata api. Laksanakan tugas dengan cara-cara persuasif dan berikan pelayanan pengamanan dengan humanis, agar kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Akp. Juandi dalam arahannya.

Selain itu, Kapolsek juga mengingatkan agar personel selalu menjaga soliditas, disiplin, dan tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas selama pelaksanaan kegiatan.

Pengamanan ini merupakan wujud komitmen Polresta Serang Kota melalui Polsek Cipocok Jaya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjamin hak demokrasi warga untuk menyampaikan pendapat di muka umum dengan tetap menjunjung tinggi ketertiban dan keamanan.

(Humas Polsek Cipocok Jaya).
Share:

Transformasi Taktis Aktualisasi Kepemimpinan, Serdik Sespimmen Dikreg Ke-66 Gelar FGD di Polresta Tangerang

Peserta Didik (Serdik) Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Lemdiklat Polri Dikreg ke-66 menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pelaksanaan Program Transformasi Taktis Aktualisasi Kepemimpinan di Aula Satlantas Polresta Tangerang, Kamis (12/2/2025).

Kegiatan dibuka Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada. Dia menyampaikan, transformasi taktis merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi yang harus diwujudkan melalui langkah konkret di kewilayahan.

Indra Waspada menambahkannya, aktualisasi kepemimpinan bukan sekadar memahami teori. Tetapi kemampuan perwira untuk menerjemahkan ilmu yang diperoleh menjadi solusi nyata atas persoalan di masyarakat.

"FGD ini harus menghasilkan formulasi yang aplikatif," ujarnya. 

Indra Waspada menekankan pentingnya pendekatan preventif dalam menangani isu-isu strategis. Dia berharap, FGD dapat merumuskan konsep atau masukan untuk dapat ditelaah secara ilmiah ke dalam naskah karya perorangan (Naskap), yang menjadi salah satu tugas yang mesti diselesaikan Serdik. 

"Tak hanya dituangkan dalam nadkap, tapi dapat diimplementasikan dalam pelayanan masyarakat," ucapnya. 

Salah satu Serdik, Kompol Arief Nazzarudin Yusuf menyampaikan, FGD menjadi momentum mentransformasikan materi pendidikan ke dalam implementasi di Polresta Tangerang. Kegiatan itu, lanjut dia, merupakan bagian dari proses penyusunan Naskap. 

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memperoleh konsep dan konstruksi yang aktual terkait pemenuhan hak masyarakat untuk mendapatkan kemudahan pelayanan kepolisian," ungkap Arief, yang pernah menjabat Kasat Reskrim Polresta Tangerang. 

Dia memfokuskan pembahasan pada upaya pencegahan konflik di bidang pertanahan melalui langkah-langkah preventif dan kolaboratif. Dia berharap, melalui forum itu akan tersusun formulasi yang komprehensif agar sengketa atau perselisihan pertanahan tidak meningkat eskalasinya. 

"Pendekatan ini juga akan diperkuat melalui criminal justice system agar penanganannya terintegrasi," terangnya.

Sementara itu Serdik lainnya, Kompol Maryadi menyoroti optimalisasi pencegahan kerawanan tawuran sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas. Maryadi yang pernah menjadi Kapolsek Pasar Kemis menambahkan, bahasan itu dia pilih agar ada formula formula baru dalam hal pencegahan tawuran yang akan dituangkan dalam Naskap. 

"Targetnya adalah mendorong perubahan nyata dalam menciptakan situasi kamtibmas yang lebih kondusif dan berkelanjutan," kata Maryadi.

FGD tersebut juga dijadikan sebagai sarana pengumpulan data pendukung penyusunan Naskap. Diharapkan, FGD dapat melahirkan gagasan strategis berbasis kolaborasi lintas instansi yang dapat memperkuat pelayanan kepolisian sekaligus menjawab tantangan keamanan. 

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif lintas sektor. Pada FGD itu turut hadir perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tangerang, Bagian Hukum Pemkab Tangerang, akademisi, media, serta elemen masyarakat lainnya.
Share:

Kapolresta Serang Kota Ikuti Zoom Meeting Peresmian dan Groundbreaking SPPG Polri serta Peresmian Gudang Ketahanan Polri oleh Presiden RI

Serang kota - Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H. bersama Pejabat Utama Polresta Serang Kota dan Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Serang Kota Ny. Vivi Yudha Satria beserta pengurus mengikuti kegiatan Zoom Meeting Peresmian dan Groundbreaking SPPG Polri serta Peresmian Gudang Ketahanan Polri oleh Presiden Republik Indonesia, yang dilaksanakan di SPPG Wicaksana Laghawa Kasemen pada Jumat 13/02/26.

Kegiatan peresmian tersebut dipimpin langsung oleh Prabowo Subianto selaku Presiden Republik Indonesia, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat sarana dan prasarana Polri, khususnya dalam mendukung ketahanan logistik dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Serang Kota bersama jajaran mengikuti rangkaian kegiatan peresmian dan groundbreaking SPPG Polri serta peresmian Gudang Ketahanan Polri yang menjadi bagian dari upaya peningkatan kesiapan institusi Polri dalam mendukung tugas-tugas operasional di seluruh wilayah Indonesia.

Kapolresta Serang Kota menyampaikan bahwa Polresta Serang Kota mendukung penuh kegiatan Peresmian Gudang Ketahanan Polri tersebut dan siap berperan aktif dalam menindaklanjuti serta mengimplementasikan arahan Presiden Republik Indonesia.

“Kami Polresta Serang Kota siap mendukung program-program Polri yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat, khususnya dalam memperkuat ketahanan logistik dan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Yudha Satria.

Dengan adanya peresmian dan pembangunan fasilitas ini, diharapkan Polri semakin profesional, modern, dan terpercaya dalam menjalankan tugas  serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Humas
Share:

Polres Serang Gelar Jumat Bersih di Pasar Banjar Cikande, Wujud Kepedulian terhadap Kebersihan dan Ketertiban Lingkungan

Serang – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan ketertiban fasilitas umum, Polres Serang melaksanakan rangkaian kegiatan Jumat Bersih di Pasar Banjar, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Serang, AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., serta diikuti oleh Wakapolres Serang, para Pejabat Utama (PJU) Polres Serang, personel Polres Serang, personel Polsek Cikande, dan Babinsa Koramil Cikande dengan jumlah peserta kurang lebih 60 personel.

Apel dan Arahan Pimpinan

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi pada pukul 07.00 WIB yang dilaksanakan di PT. Colorindo Aneka Chemical dan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Serang. Dalam arahannya, disampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang hadir serta penekanan agar kegiatan dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, rasa tanggung jawab, serta tetap mengedepankan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan keselamatan dalam bertugas.

Kegiatan Jumat Bersih ini juga merupakan tindak lanjut arahan pimpinan dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di area publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Aksi Bersih dan Penertiban

Pada pukul 07.20 WIB, personel bergerak menuju Pasar Banjar Kecamatan Cikande untuk melaksanakan kerja bakti dengan sasaran:

Pembersihan sampah plastik dan sampah sayur-mayur

Pembersihan saluran drainase/sanitasi yang tersumbat

Penertiban parkir kendaraan di bahu jalan

Dalam pelaksanaannya, personel membersihkan sampah di sepanjang pinggir jalan pasar, mengangkat endapan pada selokan yang menyebabkan genangan air, serta memberikan imbauan humanis kepada para pedagang dan masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya dan tidak memarkir kendaraan roda dua maupun roda empat di bahu jalan.

Kehadiran personel Polres Serang di tengah aktivitas masyarakat pasar mendapat respons positif dari pedagang dan pengunjung, yang turut mendukung terciptanya lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan tertib.

Komitmen Pelayanan Humanis

Kapolres Serang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui aksi nyata yang bermanfaat langsung.

“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban demi kenyamanan bersama,” ujar Kapolres Serang.

Kegiatan Jumat Bersih berakhir pada pukul 08.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Situasi selama kegiatan berlangsung kondusif.

Melalui kegiatan ini, Polres Serang berharap terbangun kesadaran kolektif masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan pasar serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan nyaman di wilayah hukum Polres Serang.
Share:

Hari ke-12 Operasi Keselamatan Maung 2026, Polresta Serkot Gelar Ramp Check dan Penindakan Pelanggaran

Serang kota - Memasuki hari ke-12 pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026, Satuan Lalu Lintas Polresta Serang Kota melaksanakan kegiatan Ramp Check sekaligus penindakan terhadap pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas pada Jumat, 13/02/26.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakasat Lantas Polresta Serang Kota, Dirga Abriawan. Dalam arahannya, AKP Dirga Abriawan, STrk., S.I.K., M.A., menyampaikan bahwa Ramp Check menjadi salah satu kegiatan yang sangat penting dalam rangkaian Operasi Keselamatan Maung 2026.

“Ramp Check ini bertujuan untuk memastikan para pengemudi bus dalam kondisi prima dan kendaraan dalam keadaan laik jalan, sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi kendaraan dan pengemudi, kondisi teknis kendaraan seperti sistem pengereman, lampu penerangan, ban, hingga kelayakan fungsi keselamatan lainnya. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengemudi agar senantiasa mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

Dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan kali ini, kegiatan juga dilaksanakan di kawasan Lampu Merah Kebi Jahe, Kota Serang. Di pimpin oleh Ipda. Rudy Supriady, S.H., bersama Personel Operasi keselamatan melakukan penindakan terhadap pelanggaran kasat mata, baik oleh pengendara roda dua (R2) maupun roda empat (R4), seperti tidak menggunakan helm, tidak memakai sabuk pengaman, melawan arus, hingga penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat serta angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Serang Kota dapat ditekan secara signifikan.

Operasi Keselamatan Maung 2026 akan terus dilaksanakan secara humanis, preventif, dan represif guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kota Serang.


Humas
Share:

Anggota Polsek Maja Polres Lebak, Laksanakan Patroli Malam Hari Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Lebak - Personil Polsek Maja Polres Lebak, melaksanakan Patroli pada malam hari dan cek Siskamling antisipasi gangguan kamtibmas, Jumat(13/02/26)

Kegiatan tersebut di pimpin oleh Kapolsek Maja, dengan kekuatan personil sebanyak 5  personil Polsek Maja. 

Pada kesempatan tersebut Kapolsek Maja, AKP Iwan Sofiyan, SE, M. M Menyampaikan dalam Giat tersebut di wilkum Polsek Maja dan pengendara kendaraan pengguna jalan raya R4 maupun R2 guna mengantisipasi Tindak Pidana C3 (Curat, Curas dan Curanmor).

"Adapun tujuan Patroli malam hari untuk Antisipasi Kerumunan,  dan penertiban balapan liar serta tawuran remaja atau gengster . 
" Sedang untuk sasaran kegiatan dalam  yaitu tempat kumpul - kumpul seperti Guantibmas seperti Genk Motor, Premanisme, R4/R6, Pelaku C3, Miras, Narkoba, Sajam, Balap liar, serta jenis kejahatan lainnya. "Ujarnya.

AKP Iwan Sofiyan, SE,. M. M juga menerangkan tindakan yang dilakukan dalam pelaksanaan patroli malam hari tersebut pihak Polsek Maja melakukan pemeriksaan kendaraan serta barang bawaan, pembubaran kegiatan yg bersifat berkerumun  yang berada di wilayah hukum polsek Maja dengan hasil tidak ada gangguan kamtibmas. 

" Hasil yang di capai dalam patroli tersebut gangguan kamtibmas yang berada di wilayah Maja dalam keadaan aman. Kegiatan Patroli berlangsung aman dan lancar. "Ucapnya.
Share:

Operasi Keselamatan Hari Ke-12, Sat Lantas Polres Cilegon Tertibkan Pelanggaran di Jalan KH. Yasin Beji

Cilegon — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Cilegon kembali melaksanakan Operasi Keselamatan hari ke-12 yang berlangsung di Jalan KH. Yasin Beji, tepatnya di samping Mapolres Cilegon, Jumat (13/02/26).

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan upaya penegakan hukum melalui teguran simpatik serta penindakan berupa tilang kepada pengendara yang terbukti melanggar aturan lalu lintas. Pelanggaran yang menjadi sasaran utama meliputi tidak menggunakan helm, kelengkapan kendaraan yang tidak sesuai standar, serta pengendara yang tidak membawa surat-surat kendaraan.

Kasat Lantas Polres Cilegon menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Cilegon.

“Melalui operasi ini, kami mengedepankan pendekatan persuasif namun tetap melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Sat Lantas Polres Cilegon mengimbau seluruh masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi surat kendaraan, serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara demi terciptanya kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif.
Share:

Polsek Tigaraksa Laksanakan Program Ketahanan Pangan, Penanaman Jagung Hibrida 1 Desa 2 Hektar di Desa Daru

Tangerang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Tigaraksa melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Hibrida Program 1 Desa 2 Hektar di Desa Daru, Kecamatan Jambe, pada Jumat (13/2/2026) pukul 09.30 WIB.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Bumdes Makmur Sentosa Daru dan bertempat di Kp. Sentul RT 005/003, Desa Daru, Kecamatan Jambe.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana, S.H., M.H., Kanit Binmas Iptu Rolling, Kepala Desa Daru Abdul Malik Aziz, Kasi Pemerintahan Kecamatan Jambe A. Fudoly, Ketua BPD Desa Daru Ridwan Wahyudi, Direktur Bumdes Desa Daru Junaedi, Tokoh Agama Ustadz Madrais, PPL Pipin, Bhabinkamtibmas Desa Daru Bripka Dian Eka Pribadi, Babinsa Daru Sertu Hasan, serta kader PKK Desa Daru.

Sambutan Kepala Desa Daru
Dalam sambutannya, Kepala Desa Daru Abdul Malik Aziz menyampaikan bahwa program ketahanan pangan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Ia menjelaskan bahwa pengelolaan program penanaman jagung hibrida dilakukan oleh Bumdes Desa Daru dengan memanfaatkan anggaran Dana Desa sebesar 20 persen, yang dialokasikan tidak hanya untuk penanaman jagung, tetapi juga untuk program prioritas lainnya.
“Luas lahan yang kami garap kurang lebih 1 hektare. Lahan ini merupakan milik warga yang telah memberikan izin untuk dimanfaatkan sebagai lahan tanam jagung hibrida dalam program ketahanan pangan. Kami memohon dukungan dari seluruh pihak dan masyarakat Desa Daru agar program ini dapat berjalan sukses dan memberikan hasil maksimal,” ungkapnya.

Sambutan Kapolsek Tigaraksa
Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana, S.H., M.H. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Daru dan Bumdes Makmur Sentosa Daru atas pelaksanaan Program Ketahanan Pangan 1 Desa 2 Hektar melalui penanaman jagung hibrida.
Ia menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari Asta Cita Presiden RI yang bertujuan memperkuat sektor pangan nasional.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Daru yang telah melaksanakan program ketahanan pangan ini. Diharapkan kegiatan penanaman jagung di Desa Daru ini dapat menjadi contoh dan diikuti oleh desa-desa lainnya,” ujar Kapolsek.
Lebih lanjut disampaikan bahwa jajaran kepolisian mendapat perintah untuk bersinergi dengan pemerintah desa dalam menyukseskan program ketahanan pangan, termasuk melalui Program 1 Desa 2 Hektar serta Program PAT (Perluasan Area Tanam).

Sebagai bentuk dukungan nyata, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman jagung secara simbolis oleh unsur Forkopimcam Jambe di lokasi lahan Program Ketahanan Pangan 1 Desa 2 Hektar Desa Daru.
Melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, unsur TNI, serta masyarakat, diharapkan program ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Daru dan sekitarnya.
Share:

Dukung Program Peningkatan Gizi Nasional, Polres Pandeglang Gelar Zoom Ground Breaking SPPG Polri

Pandeglang – Polres Pandeglang menggelar kegiatan Zoom Meeting Ground Breaking SPPG Polri yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, yang dirangkaikan dengan pengecekan langsung Sarana dan Prasarana Pemenuhan Gizi (SPPG) Candi Baru Polres Pandeglang, bertempat di SPPG Candi Baru, Kuranten, Majasari, Pandeglang, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan tersebut diikuti secara virtual sebagai bagian dari agenda nasional Ground Breaking SPPG Polri yang dilaksanakan serentak. Di Polres Pandeglang, kegiatan ini dihadiri dan dipimpin langsung oleh Kapolres Pandeglang, Dhyno Indra Setyadi, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pandeglang, Ledy Dhyno, serta diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Pandeglang dan personel terkait.

Zoom Meeting Ground Breaking SPPG Polri ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat. Program SPPG (Sarana dan Prasarana Pemenuhan Gizi) diharapkan mampu menjadi sarana pendukung dalam pemenuhan kebutuhan gizi yang sehat dan berkualitas, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pandeglang menyampaikan bahwa kehadiran SPPG merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran Polri tidak hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan dan pelindung masyarakat yang peduli terhadap aspek sosial dan kemanusiaan.

“Polres Pandeglang siap mendukung penuh program SPPG Polri sebagai bentuk komitmen kami dalam mendukung kebijakan pemerintah guna meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Program ini diharapkan memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi warga,” ujar Kapolres.

Usai mengikuti Zoom Meeting Ground Breaking, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan langsung sarana dan prasarana SPPG Candi Baru oleh Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Pandeglang. Pengecekan meliputi kesiapan bangunan, fasilitas dapur, kebersihan lingkungan, peralatan pendukung, serta sistem pendistribusian yang akan digunakan dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi.

Ketua Bhayangkari Cabang Pandeglang, Ny. Ledy Dhyno, menyampaikan bahwa Bhayangkari siap bersinergi dan berperan aktif dalam mendukung keberlangsungan program SPPG, khususnya dalam aspek pendampingan dan kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memastikan bahwa seluruh sarana dan prasarana telah memenuhi standar kelayakan dan siap dioperasionalkan secara optimal. Dengan adanya pengecekan langsung oleh pimpinan, diharapkan pelaksanaan program SPPG di wilayah Pandeglang dapat berjalan secara maksimal, tertib, dan tepat sasaran.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Polres Pandeglang berkomitmen untuk terus mendukung program-program strategis Polri dan pemerintah dalam rangka mewujudkan pelayanan yang humanis, profesional, dan Presisi, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pandeglang.
Share:

Siapkan 76 Titik SPPG, Polda Banten Targetkan 228.313 Penerima Manfaat

Serang - Peresmian dan launching operasional serta ground breaking Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dilaksanakan secara serentak dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di SPPG Palmerah Polres Jakarta Barat. Sementara itu untuk di wilayah hukum Polda Banten, kegiatan dipusatkan di SPPG Tatag Trawang Tungga Polres Cilegon pada Jum'at (13/02). 

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Banten Dede Rohana Putra, Walikota Cilegon Robinsar, Danlanal Banten Kolonel Laut Catur Yogiantoro, serta Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga. 

Dalam sambutannya, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan menyampaikan bahwa SPPG tersebut akan memberikan pelayanan makanan bergizi kepada berbagai penerima manfaat. “SPPG Tatag Trawang Tungga Polres Cilegon akan memberikan pelayanan Makan Bergizi Gratis kepada para penerima manfaat mulai dari jenjang TK/PAUD, SD, SMP, SMA hingga pondok pesantren. Kehadiran fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat," ucapnya. 

Dari target awal sebanyak 18 unit dan saat ini Polda Banten telah berhasil mempersiapkan 76 titik lokasi SPPG, dengan rincian :
- 12 unit telah operasional. 
- 11 unit dalam tahap persiapan operasional. 
- 53 unit masih dalam tahap pembangunan. 

“Sebanyak 12 unit SPPG hari ini diresmikan dan diluncurkan operasionalnya, sementara 15 unit lainnya melaksanakan ground breaking. Ini merupakan hasil sinergi dan komitmen seluruh jajaran bersama pemerintah daerah, Yayasan Kemala Bhayangkari, dan para mitra. Pembangunan SPPG bukan sekadar program fisik, tetapi wujud nyata dukungan Polri terhadap percepatan program pemerintah dalam pemenuhan gizi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sekaligus kontribusi menuju Indonesia Emas 2045,” kata Brigjen Pol Hendra Wirawan.

Lebih lanjut, Wakapolda Banten menjelaskan bahwa saat ini SPPG Polda Banten telah melayani 160 sekolah dengan total 34.381 penerima manfaat yang terdiri dari siswa, santri, dan golongan B3. “Saat ini, SPPG Polda Banten telah melayani 160 sekolah yang terdiri dari 56 TK, 64 SD, 25 SMP/sederajat, 13 SMA/sederajat, dan 2 pondok pesantren dengan total penerima manfaat sebanyak 34.381 orang. Jumlah tersebut meliputi 30.014 siswa, 3.408 golongan B3, serta 959 santri. Ke depan, apabila seluruh SPPG telah operasional, ditargetkan dapat melayani 690 sekolah dengan total penerima manfaat mencapai 228.313 orang, terdiri dari 195.600 siswa, 8.805 santri, dan 23.908 golongan B3,” jelasnya.

Diakhir, Wakapolda Banten menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Irwasda serta para Kasatwil atas pembangunan SPPG. “Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada Irwasda selaku penanggung jawab pengawasan SPPG di tingkat Polda serta para Kasatwil yang telah membangun SPPG secara bertahap. Peresmian dan ground breaking SPPG Polri ini menjadi tonggak awal untuk mewujudkan generasi yang lebih sehat dan sejahtera, khususnya di Banten dan Indonesia," tutupnya. 

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian santunan kepada anak yatim dan relawan SPPG, dilanjutkan dengan pengguntingan pita serta peninjauan SPPG Tatag Trawang Tungga. (Bidhumas).
Share:

Arsip