Selasa, 03 Februari 2026

DIDUGA ADA KONGKALINGLONG, PENGELOLA SPPG dan CAMAT MUNJUL KOMPAK MANGKIR DARI AUDIENSI

Pandeglang- dugaan banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi(SPPG) Desa Pasanggrahan Kecamatan Munjul Kabupaten Pandeglang yang akhir-akhir ini marak di pemberitaan berbagai media , terutama media online terus berkembang.

Isyu utama dugaan pelanggaran yang dilakukan pihak SPPG Desa Pasanggrahan yang merupakan dapur milik Yayasan Banten Alam makmur diantaranya,Operasional dapur MBG tanpa Persetujuan Bangunan Gedung(PBG),Sertifikat Laik Higiene Sanitasi(SLHS),Instalasi Pengolahan Air Limbah(IPAL) serta Menu yang tidak sesuai dengan Standar Oprasional dan Prosedur(SOP).

Menindaklanjuti Dugaan Isyu tersebut,Sejumlah Organisasi Kewartawanan dan Aktivis Kontrol Sosial lainnya melakukan Konfrensi pers sekaligus Audiensi Kepada Pihak SPPG dan Camat Kecamatan Munjul pada selasa(3
/02/2026).

Audiensi tersebut diminta oleh Gabungan Organisasi Wartawan Indonesia dan Lembaga(GOWIL) Kabupaten Pandeglang,Forum tersebut bertujuan untuk meminta klarifikasi sekaligus memberikan hak Jawab kepada pihak SPPG dan MUSPIKA Kecamatan Munjul(dalam hal ini Camat munjul) sesuai dengan isi pemberitaan terkait dengan semua dugaan pelanggaran tersebut.

Menurut Ketua Gabungan Organisasi Wartawan dan Lembaga(GOWIL)Kabupaten Pandeglang Raeynol Kurniawan,Pihaknya telah melayangkan surat permintaan Audiensi kepada Pihak Camat Kecamatan Munjul dan telah menerima tanggapan serta di sepakati bahwa acara Konfrensi pers sekaligus Audiensi dengan Pihak SPPG dan Yayasan Banten Alam akan dilaksanakan pada hari ini,selasa(3/02/2026).
"Kami telah melayangkan Surat permintaan Audiensi kepada Camat Munjul terkait dengan berbagai dugaan pelanggaran SPPG di Desa Pasanggrahan,dan Pihak camat telah menyepakatinya,acara tersebut akan di gelar pada hari ini selasa(3/02/2026)" Papar Raeynol.

Tapi sayang lanjut Raeynol, pihak-pihak terkait dari awal, sesuai jadwal yang di tentukan (jam 14.00 WIB) sampai jam kerja berakhir(jam 16.00 WIB)tidak ada satupun yang datang, Sepertinya mereka sepakat untuk menghindar atau mangkir dari forum ini , entah karena alasan apa.

Forum tersebut dihadiri oleh beberapa Organisasi kewartawanan,Lembaga Swadaya Masyarakat diantaranya,GWI , AWDI,KWRI,FRN,LIN,YBH PBHNI dan elemen Masyarakat lainnya.

Sementara Pihak SPPG , Yayasan Banten Amal makmur dan Camat Munjul, Sampai berita ini diterbitakan tidak bisa di hubungi baik secara langsung maupun via Smart phone nya.
(Gie)
Share:

Kapolda Banten Beserta PJU dan Jajaran Turut Berduka atas Wafatnya Eyang Meri, Istri Almarhum Jenderal Hoegeng

Serang – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki beserta staf dan jajaran Polda Banten menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Meriyati Roeslani Hoegeng, istri almarhum mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso. Sosok yang akrab disapa Eyang Meri tersebut meninggal dunia pada Selasa, 3 Februari 2026, dalam usia 100 tahun.

Eyang Meri mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Almarhumah lahir pada 23 Juni 1925 dan dikenal sebagai figur sederhana, kuat, serta setia mendampingi Jenderal Hoegeng yang menjadi teladan integritas dan keteladanan di tubuh Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Eyang Meri. “Kami keluarga besar Polda Banten turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya Eyang Meri. Beliau adalah sosok istri Bhayangkara yang luar biasa, yang dengan kesederhanaan dan keteguhan hati telah menjadi bagian penting dari perjalanan hidup almarhum Jenderal Hoegeng,” ujar Kapolda Banten.

Lebih lanjut, Kapolda menuturkan bahwa keteladanan keluarga Jenderal Hoegeng, termasuk Eyang Meri, merupakan warisan nilai moral yang patut dijadikan inspirasi bagi seluruh insan Bhayangkara. “Nilai kejujuran, kesederhanaan, dan pengabdian yang ditunjukkan oleh keluarga Jenderal Hoegeng akan selalu menjadi sumber inspirasi bagi kami dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tambahnya.

Kapolda Banten juga mendoakan agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. “Semoga almarhumah husnul khatimah dan seluruh amal ibadahnya diterima di sisi allah swt. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan keikhlasan dan ketabahan hati,” tutup Kapolda Banten. (Bidhumas).
Share:

Senin, 02 Februari 2026

Ka. Lapas Serang Komitmen Zona Integritas, Tandatangani Komitmen Kerja Bersama

Serang, 2 Februari 2026 - Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Riko Stiven, menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan zona integritas dengan menandatangani komitmen kerja bersama di halaman Kantor Wilayah Ditjenpas Banten, Senin (2/2/2026). Acara ini dihadiri oleh Kepala UPT Pemasyarakatan lainnya dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Banten, M.Ali Syeh Banna.

Dalam acara ini, para kepala UPT Pemasyarakatan menandatangani komitmen kerja bersama untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel). Komitmen ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan integritas di lingkungan Pemasyarakatan.

"Dengan komitmen ini, kami berjanji untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih profesional, responsif, dan akuntabel," kata Kepala Lapas Serang, Riko Stiven. "Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan di Lapas Serang."

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Banten, M.Ali Syeh Banna, mengapresiasi komitmen yang ditandatangani oleh para kepala UPT Pemasyarakatan. "Komitmen ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan integritas di lingkungan Pemasyarakatan," ujarnya. Acara ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen kerja bersama oleh para kepala UPT Pemasyarakatan.
Share:

Perang Unik di Lapas Serang, Narapidana Saling Pukul Bantal

Serang, 2 Februari 2026 - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang menggelar acara unik dan seru di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Serang, Senin (2/2/2026). Acara yang dinamakan "Perang Bantal" ini diikuti oleh narapidana dan bertujuan untuk hiburan dan keseruan agar mereka tidak jenuh selama menjalani masa pidana.

Dalam acara ini, narapidana dibagi menjadi beberapa tim dan saling berhadapan dengan menggunakan bantal sebagai senjata. Mereka saling pukul dan berebut kemenangan dengan gembira dan riang. Suasana menjadi sangat meriah dan menyenangkan, dengan sorak-sorak dan tawa yang menggenggam area SAE.

"Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kebahagiaan dan keseruan narapidana, serta memperkuat hubungan antar mereka," kata Kepala Lapas Serang, Riko Stiven. "Kami berharap acara ini dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi stres dan kejenuhan selama menjalani masa pidana."

Acara Perang Bantal ini diakhiri dengan pengumuman tim pemenang dan pembagian hadiah kepada mereka. Narapidana yang mengikuti acara ini sangat antusias dan berharap acara serupa dapat digelar lagi di masa depan.
Share:

Minggu, 01 Februari 2026

BNN Tangkap Pengedar Narkoba di Bangka Belitung, Sabu-Ekstasi Disita

Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar peredaran narkoba di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung. Satu orang tersangka pria berusia 34 tahun hingga barang bukti sabu diamankan.
Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto mengatakan pelaku ditangkap pada Sabtu (31/1/2026). Pelaku ditangkap saat berada di rumah.

"Tim mendapatkan informasi masyarakat tentang adanya transaksi jual beli dan penyalahgunaan narkotika yang sering terjadi di Kelurahan Kuto Panji, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka. Kemudian, tim menindaklanjuti informasi tersebut ke Kelurahan Kuto Panji dan melakukan profiling," kata Suyudi.

Tim kemudian mendapatkan informasi bahwa pada pukul 21.53 WIB kemarin pelaku berada di sebuah rumah di Jalan Kompleks PGRI Batu Tunu, Kelurahan Kuto Panji, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka. Pelaku kemudian bisa ditangkap.

"Setibanya tim di lokasi, tim mengamankan 1 orang laki-laki atas nama Tiam Fong alias Acong anak dari Phung Siat Fo," jelasnya.

Selanjutnya, tim memanggil ketua RI dan melakukan penggeledahan. Di lokasi, ditemukan sabu dan pil ekstasi.

"Ditemukan diduga narkotika jenis sabu dan ekstasi yang disembunyikan di dalam lemari pakaian warna hitam di dalam kamar milik pelaku," tuturnya.

Pelaku kemudian dibawa ke BNNP Bangka Belitung untuk pemeriksaan lebih lanjut. BNN terus mendalami kasus ini.

"Membawa tersangka yang diamankan beserta barang bukti ke kantor BNNP Bangka Belitung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.

Berikut ini barang bukti yang disita dari tangan tersangka:

Sabu total 485,05 gram dengan rincian:
- 76 plastik strip bening ukuran kecil diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 15,48 gram
- 6 plastik strip bening ukuran sedang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 59,16 gram
- 5 plastik strip bening ukuran besar diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 409,41 gram

Ekstasi total 18 butir dengan rincian:
- 14 butir narkotika diduga jenis ekstasi merek Granat warna pink dengan berat neto 6,33 gram
- 4 butir narkotika diduga jenis ekstasi merek LV warna hijau pink dengan berat neto 1,51 gram

Kepala BNN: Narkoba Isu Kemanusiaan, Bukan Sekadar Kriminalitas
Sebelumnya, Komjen Suyudi menyatakan pemberantasan narkoba merupakan salah satu pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Dia juga mengatakan pemberantasan narkoba menjadi syarat membangun sumber daya manusia unggul.

"Berperang terhadap narkoba demi kemanusiaan tentunya sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden. Khususnya poin ke-7 terkait pemberantasan narkoba sebagai bagian reformasi hukum dan ketahanan bangsa," kata Suyudi dalam jumpa pers pengungkapan kasus narkoba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/10).

Mantan Kapolda Banten itu kemudian menyebutkan masalah narkoba merupakan isu kemanusiaan. Dia mengatakan narkoba bukan sekadar kriminal.

"Narkoba dipandang sebagai isu kemanusiaan bukan hanya sekadar kriminalitas. Pengguna narkoba sebagai korban yang harus disembuhkan melalui rehabilitasi, bukan penjara," ujarnya.
Share:

Kapolsek Pontang Menjadi Pembina Upacara Di SMAN 1 Lebak Wangi, Sampaikan Pesan Moral Dan Kamtibmas Kepada Pelajar

Serang -  Dalam rangka memperkuat sinergi antara Kepolisian dan dunia pendidikan, Kapolsek Pontang AKP Muklas, bertindak sebagai pembina upacara bendera di Lapangan Upacara SMAN 1 Lebak Wangi, Kecamatan Lebak Wangi Kabupaten Serang, Senin (2/2/2026) Pukul 07.10 WIB.

Kegiatan upacara ini diikuti seluruh Siswa/i SMAN 1 Lebak wangi, guru, dan staf sekolah. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan disiplin.

Upacara dilaksanakan secara lengkap sesuai tata upacara bendera nasional, mulai dari pengibaran bendera, pembacaan Pancasila dan UUD 1945, hingga pengucapan Tri Janji Pelajar. Puncaknya adalah amanat pembina upacara oleh Kapolsek Pontang AKP Muklas.

Dalam amanatnya Kapolsek Pontang AKP Muklas menyampaikan pesan moral dan imbauan kamtibmas kepada seluruh siswa/i. Ia menekankan pentingnya menjauhi perilaku menyimpang seperti tawuran dan perkelahian, balap liar, pergaulan bebas, geng motor dan penyalahgunaan narkoba.

“Masa remaja adalah masa penuh potensi namun juga penuh tantangan. Jangan rusak masa depan kalian hanya karena terbawa arus negatif. Gunakan waktu sekolah untuk belajar dan mengembangkan diri,” tegas Kapolsek.

Beliau juga mendorong para pelajar untuk aktif dalam kegiatan positif seperti ekstrakurikuler olahraga, seni, keagamaan, dan pramuka guna membentuk karakter pelajar yang tangguh dan berintegritas.

“Bangsa yang besar dibangun oleh generasi muda yang bertanggung jawab. Mari jaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan sekolah,” tambahnya.

Kapolsek Pontang juga menyampaikan bahwa Polsek Pontang secara rutin melaksanakan patroli di lokasi-lokasi rawan demi mencegah tindak kenakalan remaja dan menjaga keamanan lingkungan sekitar sekolah.

Upacara ditutup dengan doa bersama dan laporan dari pemimpin upacara. Kegiatan selesai pukul 08.00 WIB dengan situasi aman, tertib, dan kondusif. (Humas/Rose)
Share:

Wakapolresta Serang Kota, Pimpin Apel Pagi Personel Apresiasi Personel dalam kedisiplinan

Serang kota - Wakapolresta Serang Kota AKBP Winarno, S.H., S.I.K. memimpin langsung apel pagi yang dilaksanakan di Lapangan Hitam Polresta Serang Kota, Senin (02/02/2026).

Dalam arahannya, Wakapolresta Serang Kota AKBP Winarno menyampaikan bahwa pelaksanaan apel pagi merupakan salah satu bukti loyalitas dan kedisiplinan personel terhadap institusi Polri. Ia menegaskan bahwa disiplin dimulai dari hal mendasar, salah satunya dengan kehadiran dan kesiapan personel dalam mengikuti apel pagi.

“Ini adalah bentuk loyalitas kita kepada institusi. Dengan tetap melaksanakan apel pagi, kita menunjukkan komitmen dan kedisiplinan sebagai anggota Polri,” ujar AKBP Winarno.

Pada kesempatan tersebut, Wakapolresta juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel Polresta Serang Kota yang tetap berdedikasi dan konsisten dalam menjaga kedisiplinan, khususnya dalam pelaksanaan apel pagi.

Lebih lanjut, AKBP Winarno menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa menjunjung tinggi disiplin dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat. Ia mengingatkan agar tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh personel, dengan harapan kehadiran anggota Polri yang berkualitas dapat meminimalisir terjadinya pelanggaran internal.

“Jaga sikap, jaga perilaku, dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Personel yang berkualitas akan menciptakan institusi yang kuat dan dipercaya masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Wakapolresta Serang Kota juga mengajak seluruh personel untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Menurutnya, dengan bersyukur, setiap personel Polresta Serang Kota akan memahami dan menyadari nilai dari nikmat yang telah diterima.

Menutup arahannya, AKBP Winarno mengingatkan personel untuk selalu menjaga kesehatan, peduli terhadap lingkungan, serta meningkatkan kepedulian terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif. (Humas/Rose)



Share:

Kasi Humas Polresta Serang Kota, Berikan Asistensi Bijak Bermedia Sosial kepada Personel

Serang kota - Kasi Humas Polresta Serang Kota, Ipda Raden M. Maulani, memberikan asistensi kepada seluruh personel Polresta Serang Kota terkait pentingnya bersikap bijak dalam menggunakan media sosial, pada Senin, 02/02/26.

Dalam kegiatan asistensi tersebut, Ipda Raden M. Maulani menekankan kepada seluruh personel agar aktif merespons setiap kegiatan dan konten positif yang diunggah melalui akun resmi media sosial Polresta Serang Kota. Hal ini bertujuan agar personel dapat selalu update terhadap pemberitaan yang sedang viral di media sosial, sekaligus mendukung penyebaran informasi positif kepada masyarakat.

“Keterlibatan personel dalam merespons konten positif sangat penting untuk membangun citra Polri yang presisi, humanis, dan dekat dengan masyarakat,” ujar Ipda Raden.

Selain itu, Kasi Humas juga mengajak seluruh personel untuk lebih bijak dalam bermedia sosial, khususnya dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar. Ia mengingatkan agar personel tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks yang belum jelas kebenarannya.

Melalui asistensi ini, Ipda Raden M. Maulani menegaskan kepada personel Polresta Serang Kota agar selalu melakukan penyaringan informasi sebelum membagikan atau menyebarkan berita, sehingga tidak ikut menyebarkan informasi yang dapat menyesatkan atau merugikan institusi maupun masyarakat.

“Gunakan media sosial secara cerdas, saring sebelum sharing, dan jadikan media sosial sebagai sarana menyebarkan hal-hal positif,” tutupnya. (Humas/Rose).


Share:

Polres Cilegon Hadir di Dunia Pendidikan, Tanamkan Disiplin dan Karakter Pelajar Lewat Program Polisi Peduli Pendidikan

Cilegon – Polres Cilegon Polda Banten melaksanakan upacara bendera dalam rangka Program Polisi Peduli Pendidikan di SMKN 3 Kota Cilegon, yang berlokasi di Jl. Lingk. Tunjung Putih No.16, Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, pada Senin pagi (2/2/2026). 

Kegiatan ini berada di bawah penanggung jawab Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H., S.I.K., M.Si., sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung dunia pendidikan serta membangun karakter generasi muda sejak dini.

Upacara bendera tersebut dihadiri oleh Wakapolres Cilegon KOMPOL M. Ridzky Salatun, S.I.K., Kasat Binmas Polres Cilegon IPTU Muhyidin, S.H., Kepala Sekolah SMKN 3 Kota Cilegon Indra Gunawan, S.Pd., M.M.Pd., Bhabinkamtibmas Kelurahan Gedong Dalem Brigadir Benny A, serta dewan guru dan seluruh peserta didik SMKN 3 Kota Cilegon.

Wakapolres Cilegon KOMPOL M. Ridzky Salatun, S.I.K. bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Wakapolres menyampaikan bahwa kehadiran Polri di lingkungan sekolah merupakan implementasi Program Polisi Peduli Pendidikan, yang digagas oleh Kapolda Banten, sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah pelajar.

Wakapolres menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Ia mengimbau kepada seluruh pelajar SMKN 3 Kota Cilegon untuk menghindari segala bentuk perundungan atau bullying, baik secara verbal, fisik, sosial, maupun melalui media digital (cyber bullying), yang dapat berdampak buruk bagi korban maupun pelaku.

Selain itu, Wakapolres juga mengingatkan para pelajar agar tidak terlibat dalam aksi tawuran antar pelajar yang dapat merugikan diri sendiri, mencoreng masa depan, serta membawa konsekuensi hukum.

Dalam amanatnya, Wakapolres turut menyoroti pentingnya sikap hormat dan sopan santun terhadap guru. Ia menegaskan bahwa guru merupakan orang tua siswa di lingkungan sekolah, yang harus dihormati dan dihargai. Setiap kebijakan dan tindakan yang diambil oleh guru, menurutnya, bertujuan untuk kebaikan dan masa depan para siswa.

Tidak hanya itu, Wakapolres juga menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar. Ia mengingatkan agar siswa yang menggunakan sepeda motor selalu tertib berlalu lintas dan wajib menggunakan helm sebagai bentuk perlindungan diri dan upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar.

Melalui kegiatan ini, Polres Cilegon berharap dapat menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kesadaran hukum kepada para pelajar, sehingga mampu membentuk generasi muda yang berkarakter, berakhlak baik, serta siap menjadi penerus bangsa yang membanggakan. (Humas/Rose)
Share:

Bhabinkamtibmas Polsek Ciomas Polresta Serang kota Melaksanakan Pendampingan Terkait Program Ketahanan Pangan

Serang Kota - Minggu, 01/02/2026 Polsek Ciomas Polresta Serkot melaksanakan Patroli dialogis dan pendampingan kepada masyarakat terkait program ketahanan pangan dengan menanam jagung. 

Patroli dialogis dan sambang di lakukan Bhabinkamtibmas Polsek Ciomas Polresta Serang kota Bripka Shandy dan Aipda Isjuwanto.

Anggota Polsek Ciomas melaksanakan pendampingan program ketahanan pangan di masyarakat.

"Warga masyarakat sudah mulai antusias menanam tanaman produktif berupa jagung", ungkap Aipda Isjuwanto. 

Kapolresta Serkot Kombes Pol.Yudha Satria,S.H.,S.I.K.,M.H., melalui Kapolsek Ciomas Polresta Serkot Iptu Ridwan Junaedi menyampaikan Polsek Ciomas Polresta Serkot melalui Bhabinkamtibmas nya patroli Ketapang. (Humas/Rose)
Share:

Wakapolres Cilegon Sambangi Pos Kamling Link Telu, Ajak Warga Perkuat Pengawasan Anak dan Jaga Kamtibmas Menjelang Ramadan

Cilegon – Wakapolres Cilegon KOMPOL M. Ridzky Salatun, S.I.K. melaksanakan kunjungan ke Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) Link. Telu RW 04, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, pada Sabtu malam (31/1/2026). 

Kegiatan yang merupakan bagian dari program pembinaan dan pendekatan Polri kepada masyarakat tersebut berada di bawah penanggung jawab Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H., S.I.K., M.Si., sebagai upaya mempererat sinergi antara kepolisian dan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Dalam kunjungan tersebut, Wakapolres Cilegon didampingi Kapolsek Cilegon KOMPOL Firman Hamid, S.H., Kanit Intelkam Polsek Cilegon AKP Roni Hermawan, S.H., Kanit Bhabinkamtibmas Polres Cilegon IPDA Erwan Mulyana, serta dihadiri Sekretaris Lurah Jombang Wetan Maruf, S.AP., para pengurus RT 01 hingga RT 06 RW 04, dan perwakilan warga Link. Telu.

Dalam sambutannya, Wakapolres Cilegon menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para ketua RT, pengurus lingkungan, serta masyarakat Link. Telu atas sambutan hangat dan kesediaan meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan tersebut. Ia juga memperkenalkan diri sebagai Wakapolres Cilegon yang baru, dengan pengalaman sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Cibeber dan Kasat Reskrim Polres Cilegon.

Wakapolres menjelaskan bahwa kegiatan kunjungan ke pos kamling merupakan bagian dari program Kapolda Banten, yang bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat serta mengetahui secara langsung perkembangan situasi keamanan di lingkungan warga.

Pada kesempatan tersebut, Wakapolres menekankan pentingnya peran orang tua dan masyarakat dalam menjaga serta mengawasi putra-putri mereka dari berbagai bentuk kenakalan remaja dan tindak kejahatan, seperti tawuran, balap liar, penyalahgunaan narkoba, perjudian online, serta potensi gangguan kamtibmas lainnya, terutama menjelang bulan suci Ramadan. Ia secara khusus mengingatkan agar masyarakat mengantisipasi fenomena perang sarung yang kerap muncul saat bulan puasa.

Wakapolres juga mengimbau agar setiap permasalahan yang muncul di lingkungan dapat diselesaikan terlebih dahulu secara kekeluargaan melalui tingkat RT, RW, dan kelurahan. Namun demikian, apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian, ia meminta warga untuk tidak ragu menghubungi Call Center Polri 110.

Selain itu, Wakapolres berharap adanya dukungan, bantuan, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat di Link. Telu dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Sementara itu, Kapolsek Cilegon KOMPOL Firman Hamid, S.H. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana silaturahmi, tukar informasi, serta sharing terkait potensi gangguan kamtibmas yang ada di wilayah Link. Telu. Ia menyoroti kemungkinan meningkatnya kenakalan remaja menjelang bulan Ramadan, seperti tawuran, perang sarung, dan balap liar.

Kapolsek Cilegon mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, termasuk memperhatikan bengkel motor yang beroperasi hingga larut malam, yang berpotensi dimanfaatkan untuk mempersiapkan kendaraan balap liar.

Kapolsek menegaskan bahwa apabila terjadi gangguan kamtibmas, masyarakat dapat segera menghubungi Bhabinkamtibmas setempat atau Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

Kegiatan kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan, serta dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara pihak kepolisian dan warga sebagai bentuk keterbukaan dan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. (Humas/Rose)
Share:

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho, Pasifkan Program 'Polantas Menyapa dan Melayani' di Awal 2026

Jakarta - Memasuki awal tahun 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mempertegas komitmennya dalam menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat. Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memasifkan program 'Polantas Menyapa dan Melayani' di seluruh penjuru tanah air.

Langkah ini merupakan pengejawantahan langsung dari visi Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., yang menekankan agar setiap personel Polri hadir sebagai sosok penolong dan pelayan masyarakat yang humanis.

"Semangat melayani harus menjadi urat nadi setiap anggota di lapangan. Polantas bukan sekadar pengatur jalan, melainkan pelayan yang hadir dengan empati," ujar Irjen Pol. Agus Suryonugroho saat memberikan keterangan kepada media, Minggu (1/2/2026).

Transformasi Budaya di Jalan Raya

Program ini membawa filosofi mendalam untuk mengubah persepsi publik. Irjen Agus bertekad menggeser citra Polantas dari sosok yang disegani karena otoritasnya, menjadi sosok yang dicintai karena kepeduliannya. Menurutnya, menyapa adalah "bahasa kemanusiaan" yang mampu meruntuhkan sekat antara petugas dan warga.

"Jalan raya bukan sekadar lintasan kendaraan, tapi ruang peradaban. Di sana ada etika, keselamatan, dan kepedulian yang harus kita jaga bersama. Otoritas Polantas tidak boleh digunakan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk menghadirkan rasa aman," tuturnya.

Integrasi Teknologi dan Hati

Selain pendekatan humanis, Kakorlantas Polri menekankan bahwa pelayanan tahun 2026 akan semakin modern melalui integrasi teknologi digital. Penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan ETLE Drone Patrol Presisi akan dioptimalkan demi mewujudkan transparansi dan keadilan. 

Bagi Irjen Pol. Agus Suryonugroho, teknologi bukan sekadar alat penindakan, melainkan instrumen untuk membangun kesadaran kolektif. Ia meyakini bahwa perilaku di jalan raya adalah cermin budaya bangsa. Namun, ia mengingatkan jajarannya bahwa kecanggihan teknologi tetap tidak bisa menggantikan sentuhan kemanusiaan. 

"Penggunaan drone membantu pengawasan menjadi lebih luas dan objektif, sekaligus menjaga akuntabilitas karena minimnya interaksi langsung. Namun, sapaan tulus dari petugas di lapangan tetap tidak tergantikan," tambah Kakorlantas Polri. 

Menghapus Arogansi

Irjen Pol. Agus Suryonugroho juga memberikan peringatan keras kepada jajaran agar mengedepankan profesionalisme dan menghapus sikap arogan. Ia ingin memastikan keberadaan Polantas benar-benar dirasakan manfaatnya sebagai pemberi solusi bagi masyarakat yang mengalami kesulitan di jalan.

"Intinya adalah menyapa dengan hati dan melayani dengan profesional. Kita ingin masyarakat merasa bahwa Polantas adalah sahabat terbaik mereka dalam menjaga keselamatan," pungkasnya. (FRN Banten)
Share:

Dedikasikan Diri dalam Pengabdian dan Penegakkan Hukum, Kepala BNN RI Resmi Menyandang Gelar Doktor Kehormatan

Jakarta - Sidang terbuka Senat Universitas Tarumanagara yang digelar pada Sabtu (31/1), di Auditorium Universitas Tarumanagara, Jakarta Barat, secara resmi mengukuhkan Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., dalam gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) Bidang Ilmu Hukum.

Penganugerahan gelar tersebut merupakan bentuk penghargaan akademik tertinggi atas kontribusi, pemikiran, dan pengabdian yang konsisten dalam pengembangan dan penegakan hukum, khususnya melalui penguatan kebijakan nasional serta praktik hukum yang berkeadilan dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Rektor Universitas Tarumanagara, Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M., dalam pembacaan pertanggungjawaban akademik menyampaikan bahwa kompetensi Promovendus, Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto, telah melalui proses kajian, seleksi, dan penilaian akademik yang ketat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa penganugerahan gelar tersebut didasarkan pada jasa dan kontribusi Promovendus yang signifikan dalam pengembangan ilmu hukum pidana khusus, dampak nyata terhadap perlindungan masyarakat, serta integritas akademik, moral, dan etika yang selaras dengan nilai-nilai luhur perguruan tinggi.

"Promovendus memiliki jasa-jasa yang luar biasa dalam bidang ilmu hukum pidana khusus yang meliputi tindak pidana narkotika, kejahatan siber, tindak pidana perdagangan orang, serta tindak pidana transnasional. Selain itu, peran Promovendus selama berkarier di Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Badan Narkotika Nasional telah memberikan dampak nyata terhadap perkembangan hukum pidana dan perlindungan masyarakat dari kejahatan," ujar Prof. Amad Sudiro.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto selaku Promovendus menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Narkoba, Keamanan, dan Masa Depan Indonesia dalam Perspektif Ilmu Hukum” yang menegaskan keterkaitan erat antara permasalahan narkotika, keamanan nasional, dan masa depan bangsa. Mengawali orasinya, Ia merefleksikan sejumlah tragedi internasional dalam penegakan hukum narkoba di berbagai negara sebagai gambaran kuat hubungan yang tidak terpisahkan antara narkotika dan keamanan suatu negara.

"Begitu gamblangnya hubungan tersebut, sehingga secara sederhana bisa Kita katakan, perkembangan narkoba di suatu negara berbanding terbalik dengan tingkat keamanan di negara itu. Semakin pesat perkembangan narkoba, semakin tidak aman negara tersebut," imbuh Komjen Pol Dr. (H.C) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si.

Berangkat dari pemahaman tersebut, Ia menegaskan bahwa penanganan permasalahan narkotika tidak dapat dilakukan secara parsial atau semata-mata represif, melainkan membutuhkan pendekatan yang komprehensif, terintegrasi, dan berkeadilan. Jenderal Bintang Tiga tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara penegakan hukum yang tegas terhadap jaringan peredaran gelap narkotika dengan pendekatan humanis melalui upaya pencegahan dan rehabilitasi bagi penyalah guna, sebagaimana terus diimplementasikan dalam kebijakan dan strategi nasional P4GN di bawah kepemimpinannya sebagai Kepala BNN RI.

Menutup orasi ilmiahnya, Kepala BNN RI mengajak seluruh elemen bangsa untuk merapatkan barisan dan mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing dalam upaya bersama melawan narkotika, demi menyelamatkan generasi penerus, menjaga ketahanan nasional, serta mengamankan masa depan Indonesia. Seruan tersebut ditegaskan melalui semangat “War on Drugs for Humanity", perang melawan narkotika demi kemanusiaan.

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
Share:

Arsip