Rabu, 11 Februari 2026

Proyek Siluman DTRB Kabupaten Tangerang : Dana Rakyat di korupsi, Aturan Hukum jadi Mainan!

Tangerang - 11/2/2026. Tak lagi hanya dugaan, praktik kejahatan birokrasi yang menjijikkan telah menjamur di Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang. Proyek Gedung Serba Guna (GSG) tahun anggaran 2025 yang digadang-gadang sebagai fasilitas publik justru terbongkar sebagai "sarana pemerasan uang rakyat" dengan tuduhan penyimpangan yang meliputi dari ujung ke ujung rantai pengelolaan anggaran.
 
*BUNGKAMAN TOTAL = ADMITTANCE KE DOSA ANGGARAN*

Alih-alih membuka diri dan menunjukkan transparansi yang wajib dilakukan oleh pelayan publik, pejabat DTRB memilih jalan pintas dengan menutup rapat mulut dan menyembunyikan fakta. Sikap tertutup ini bukan lagi sekadar ketidakmampuan mengelola proyek, melainkan bukti nyata adanya upaya terselubung untuk menutupi lubang besar yang dibuat oleh tangan-tangan nakal di dalam dinas.
 
Dewan Pimpinan Daerah Gabungannya Wartawan Indonesia (GWI) Provinsi Banten yang mencoba mengajukan konfirmasi resmi hanya dibalas dengan keheningan yang menusuk. Syamsul Bahri, Ketua GWI Banten, mengungkapkan kemarahan yang tak tertahankan:
"Kita kirim surat berkali-kali, tapi mereka seperti hantu yang hilang tak berbekas. Bukankah mereka harus menjawab kepada rakyat yang telah menyumbangkan uang hasil kerja kerasnya untuk pembangunan ini?"
 
Ironisnya, di tengah keterlambatan pengerjaan yang sangat mencolok, pihak dinas justru bertindak sebagai "pelindung hukum" bagi rekanan yang jelas-jelas melanggar kontrak. Tanpa adanya addendum kontrak yang sah dan tanpa satu pun sanksi denda yang diberikan, jelaslah bahwa aturan hukum di mata pejabat DTRB hanyalah mainan yang bisa dimainkan sesuka hati demi mengamankan kantong pihak ketiga.
 
Alasan "musim hujan" yang diajukan oleh Kepala Dinas sama sekali tidak punya dasar! Kontrak seharusnya rampung Desember 2025, sementara banjir baru menghantam wilayah tersebut Januari 2026. Ini bukan alasan, melainkan kebohongan yang dibuat dengan seenaknya untuk menutupi kebobrokan mereka sendiri!
 
Hasil investigasi mendalam menunjukkan fakta yang lebih mencengangkan: seluruh pembangunan GSG berdiri megah di atas lahan Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) – tanpa satu pun izin resmi dan tanpa permohonan dari masyarakat yang seharusnya menjadi pihak terkait.
 
Secara yuridis, pembangunan di lahan publik harus melalui serangkaian prosedur yang ketat: perubahan peruntukan lahan, izin lingkungan (AMDAL/UKL-UPL), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), hingga Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Namun proyek ini dengan sengaja melompati semua pagar hukum, seolah-olah aturan negara tidak berlaku bagi mereka.

M. Aqil, SH, pemerhati korupsi Kota Tangerang yang dikenal tegas, memberikan kritik yang menusuk ke akar masalah:
"PP No. 12/2019 dan Permendagri No. 77/2020 bukan sekadar tulisan kertas! Dana APBD adalah uang rakyat yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab, bukan uang saku pribadi yang bisa dibelanjakan sesuka hati tanpa pertanggungjawaban apapun. Praktik 'kejar tayang' yang mereka lakukan jelas merupakan pintu gerbang bagi korupsi skala besar!"
 
Indikasi penggelembungan nilai belanja (mark-up) yang ditemukan menunjukkan bahwa kerugian yang dialami keuangan negara bukanlah jumlah kecil. Setiap rupiah yang hilang adalah darah dan keringat rakyat yang telah dicuri oleh kelompok oknum ini!
 
*GWI BANTEN: KITA TIDAK AKAN BIARKAN KKN BERSEMI LAGI!*

Puncak kemarahan masyarakat dan pers akan segera meledak! Dalam jumpa pers yang penuh semangat pada Selasa (10/02/2026), Syamsul Bahri menegaskan bahwa aksi hukum dan massa akan digenjot hingga tuntas:
"Kami tidak bicara kosong-kosong. Berkas laporan lengkap sudah kami siapkan dan akan segera diserahkan ke kepolisian dan kejaksaan. Kita akan tuntut agar setiap oknum yang terlibat mendapatkan hukuman yang setimpal!"
 
Tak hanya itu, aksi damai besar-besaran akan digelar di depan kantor Bupati dan Inspektorat Kabupaten Tangerang sebagai bentuk teguran yang keras: rakyat sudah tidak bisa lagi menoleransi praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme yang terus menyiksa daerah ini!
 
Hingga saat ini, Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan masih bersembunyi di balik tembok kantornya. Publik menunggu dengan cemas dan marah: Ke mana uang rakyat yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan masyarakat mengalir? Mengapa aturan hukum harus dikalahkan hanya untuk kepentingan segelintir orang?
 
Jangan biarkan korupsi merusak masa depan kita! Dukung aksi hukum untuk mengungkap seluruh kebobrokan di DTRB Kabupaten Tangerang!

(Redaksi)
Share:

POLRES SERANG GELAR APEL PENGECEKAN PERSONEL DAN KENDARAAN BHABINKAMTIBMAS, KAPOLRES TEKANKAN KESIAPSIAGAAN DAN PELAYANAN PRIMA KEPADA MASYARAKAT

Serang – Guna memastikan kesiapan personel serta sarana prasarana operasional dalam mendukung tugas pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Serang Polda Banten menggelar apel pengecekan personel dan kendaraan Bhabinkamtibmas jajaran, bertempat di Lapangan Apel Mapolres Serang, Rabu (11/2/2026) pukul 16.48 WIB.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., serta diikuti sekitar 90 personel yang terdiri dari jajaran Bhabinkamtibmas, Kasatbinmas, Kasipropam, dan personel Provos Polres Serang.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan, pengendalian, serta evaluasi kesiapan anggota di lapangan, baik dari aspek kedisiplinan, sikap tampang, maupun kelayakan kendaraan dinas yang digunakan dalam menunjang mobilitas pelayanan kepada masyarakat di desa dan kelurahan binaan.

Dalam arahannya, Kapolres Serang menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri dan menjadi garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga harus mampu menjadi representasi positif institusi Polres Serang.

“Rekan-rekan Bhabinkamtibmas adalah tulang punggung pelayanan kepolisian di wilayah. Tampilkan sikap humanis, profesional, serta mampu menjadi solusi atas setiap permasalahan masyarakat,” tegas Kapolres.

Kapolres juga mengingatkan agar setiap pelaksanaan tugas dan kegiatan di lapangan selalu didokumentasikan sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja. Selain itu, ke depan akan diagendakan kembali kegiatan pembinaan dan pendekatan kepada masyarakat melalui program Ngariung Iman Ngariung Aman guna memperkuat sinergitas Polri dengan warga.

Tak hanya itu, seluruh personel diharapkan menjaga disiplin, etika, serta sikap tampang perorangan karena hal tersebut mencerminkan citra Polri di mata masyarakat.

Kegiatan apel pengecekan berakhir pada pukul 17.00 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh Bhabinkamtibmas Polres Serang semakin siap, sigap, dan profesional dalam memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan nyaman di wilayah hukum Polres Serang.
Share:

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan, Monitoring Pemeriksaan Kesehatan Personel di Aula Ngariung Iman Ngariung Aman

Serang - Personel Polres Serang mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala yang dilaksanakan di Aula Ngariung Iman Ngariung Aman, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kesiapan fisik dan mental anggota dalam menjalankan tugas kepolisian.

Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tersebut bekerja sama dengan personel Biddokes Polda Banten, Dokkes Polres Serang, serta Laboratorium Klinik Kualita Medica. Sinergi ini dilakukan guna memastikan proses pemeriksaan berjalan profesional, menyeluruh, dan sesuai standar medis.

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pemeriksaan kesehatan berkala merupakan agenda rutin yang wajib diikuti seluruh personel.

 “Kesehatan anggota adalah faktor utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas di lapangan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, personel menjalani berbagai tahapan pemeriksaan. Di antaranya cek darah, urine, EKG dan treadmill untuk memeriksa kesehatan jantung, serta pemeriksaan rontgen guna mendeteksi kondisi organ dalam.

Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan tensi darah dan pengukuran tinggi badan sebagai bagian dari evaluasi kondisi fisik dasar. Petugas medis juga melakukan pemeriksaan mata dan gigi untuk memastikan tidak ada gangguan kesehatan yang dapat menghambat pelaksanaan tugas.

Tak hanya aspek fisik, pemeriksaan juga mencakup kesehatan jiwa (keswa). Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi psikologis personel, mengingat beban kerja dan tantangan tugas kepolisian yang cukup tinggi.

Kapolres menegaskan bahwa deteksi dini sangat penting agar potensi gangguan kesehatan dapat segera ditangani. “Melalui pemeriksaan berkala ini, kita bisa mengetahui sejak awal jika ada indikasi gangguan kesehatan, sehingga dapat segera dilakukan tindakan medis yang diperlukan,” jelasnya.

Menurutnya, kesiapan personel bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga kondisi tubuh dan mental yang prima. Personel yang sehat akan lebih optimal dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari Biddokes Polda Banten dan tim medis yang telah membantu kelancaran kegiatan tersebut. “Kami berterima kasih atas dukungan tim medis yang telah memastikan seluruh rangkaian pemeriksaan berjalan dengan baik dan tertib,” tambahnya.

Dengan adanya pemeriksaan kesehatan berkala ini, Polres Serang berharap seluruh personel tetap berada dalam kondisi sehat dan siap siaga. Langkah ini menjadi komitmen institusi dalam menjaga profesionalisme serta kualitas pelayanan kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Serang. (Humas/Rose)
Share:

Sat Lantas Polres Cilegon Laksanakan Operasi Keselamatan Hari Ke-10, Fokus Penindakan Truk di Jalur Perkotaan

Cilegon – Satuan Lalu Lintas Polres Cilegon kembali melaksanakan Operasi Keselamatan Maung 2026 hari ke-10 yang berlangsung di sekitaran Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, Kegiatan ini difokuskan pada penindakan terhadap kendaraan truk yang melintas dan memasuki jalur perkotaan yang tidak sesuai peruntukannya. Rabu (11/02/2026).

Dalam operasi tersebut, personel Sat Lantas melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan serta penegakan hukum terhadap pengemudi yang melanggar aturan lalu lintas, khususnya truk bermuatan besar yang melintas di kawasan kota pada jam operasional yang dibatasi.

Kasat Lantas Polres Cilegon menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kendaraan berat di wilayah perkotaan.

“Operasi Keselamatan ini kami fokuskan pada kendaraan truk yang melanggar jalur dan waktu operasional di wilayah kota. Hal ini demi menjaga kelancaran arus lalu lintas serta keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Selain penindakan berupa tilang, petugas juga memberikan teguran serta imbauan kepada para pengemudi agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan jalur yang telah ditentukan, dan mengutamakan keselamatan di jalan.

Sat Lantas Polres Cilegon berharap melalui Operasi Keselamatan Maung 2026 ini, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga tercipta kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah hukum Polres Cilegon. (Humas/Rose)
Share:

POLRES SERANG TERTIBKAN PEDAGANG DAN PARKIR LIAR DI PASAR CIRUAS, ARUS LALU LINTAS KEMBALI LANCAR

Serang – Guna menciptakan kelancaran arus lalu lintas serta menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, Polres Serang melalui Polsek Ciruas melaksanakan kegiatan pengamanan jalur dan penertiban pedagang serta parkir liar di sepanjang Jalan Raya Serang–Jakarta, tepatnya di depan Pasar Ciruas, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Rabu (11/2/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 05.00 WIB tersebut melibatkan 12 personel Polsek Ciruas yang tersprin di bawah pimpinan Aipda Mulyadi selaku Panit 2 Lantas Polsek Ciruas.

Petugas melaksanakan pengaturan arus lalu lintas, penertiban pedagang yang menggunakan badan jalan untuk berjualan, serta menindak kendaraan yang parkir sembarangan di bahu maupun badan jalan. Selain itu, personel juga memberikan imbauan secara humanis kepada pedagang dan pengunjung pasar agar mematuhi aturan demi keselamatan bersama.

Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif Polri dalam mengantisipasi kemacetan serta potensi kecelakaan lalu lintas akibat penyempitan jalan.

“Penertiban ini kami lakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar tanpa mengganggu pengguna jalan lainnya. Kami mengimbau pedagang dan pengunjung pasar agar tidak menggunakan badan jalan untuk berjualan maupun parkir,” ujar Kapolres.

Dengan adanya pengamanan dan penataan tersebut, arus lalu lintas di sekitar Pasar Ciruas terpantau kembali lancar, tertib, dan aman. Kegiatan berakhir pada pukul 09.30 WIB dalam situasi kondusif.

Polres Serang akan terus melaksanakan patroli dan pengamanan rutin sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman serta pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Humas/Red)
Share:

Kapolsek Rangkasbitung Polres Lebak, Dampingi Kanit I Hartib Propam Polda Banten Gelar Gaktibplin di Mapolsek Rangkasbitung

Lebak - Guna meningkatkan kedisiplinan dan mencegah terjadinya pelanggaran Personil, Kapolsek Rangkasbitung AKP Adi Irawan,.SH,dampingi Kanit I Hartib Propam Polda Banten IPDA Bowo Sucahyono dan anggota,melaksanakan giat Gaktibplin ( Penegakan Ketertiban dan Disiplin) Personil di Polsek Rangkasbitung Polres Lebak.Rabu (11/02/2026).

Kegiatan Gaktibplin tersebut dipimpin langsung Kanit I Hartib Propam Polda Banten IPDA Bowo Suchayono di Dampingi Kapolsek Rangkasbitung AKP Adi Irawan.,SH,melaksanakan Operasi Gaktibplin.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Herfio Zaki,. S.I.K,.M.H, melalui Kapolsek Rangkasbitung AKP Adi Irawan,.SH, mengatakan.

“Ya, pagi ini kita dari Polsek Rangkasbitung mendampingi Kanit I hartib Propam Polda Banten IPDA Bowo Suchayono,gelar Gaktibplin dengan pemeriksaan Sikap,Tampang,Kelengkapan Identitas diri,pemeriksaan Senpi,HP yang di duga terindikasi Aplikasi Judi Onlen (Judol) dan tes Urin personil Polsek Rangkasbitung.

“Sementara hasil pemeriksaan dari Siepropam Polda Banten,Alhamdulillah tidak di temukan personil yang melanggar penyalahgunaan Narkoba maupun Judi Online,” ujar Kapolsek Rangkasbitung. (Humas/Rose)
Share:

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Anggota Polsek Maja Polres Lebak, Laksanakan Patroli Dialogis Malam Hari Bersama Warga

Lebak - Guna antisipasi gangguan kamtibmas di Wilayah Hukum Polsek Maja, Anggota  Polsek Maja Polres Lebak Polda Banten melaksanakan Patroli dialogis malam hari, Rabu(11/02/2026) 

Personil Polsek Maja Polres Lebak melaksanakan  Patroli dialogis yang di laksanakan  setiap  hari, sasaran utama kegiatan patroli yang di lakukan oleh anggota polsek Maja,untuk berselahturahmi kepada warga masyarakat sebagai sarana diaolgis untuk menyerap informasi dan aspirasi. kec. Maja dan seluruh anggota keluarganya.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP HERFIO Zaki,SIK.,M.H melalui Kapolsek Maja AKP Iwan Sofiyan, SE, M. M mengatakan. 
"Polsek Maja Polres Lebak Melaksanakan Patroli di sebagai salah satu upaya pencegahan dan antisipasi gangguan Kamtibmas di Wilayah hukum Polsek Maja"

Selain itu dalam pelaksanaan Patroli dialogis setiap  hari, anggota yang melaksanakan Patroli juga melaksanakan pengecekan yaitu,pemukiman warga  yang ada di Wilayah Hukum Polsek Maja"

"Di harapkan dengan Patroli ini, kondusifitas dapat terjaga, angka kriminalitas atau aksi kejahatan bisa di tekan"ungkap Kapolsek Maja. 

"Dalam pelaksanaan Patroli, anggota juga memberikan pengarahan kepada Security yang berjaga di hari ini agar selalu waspada dan lakukan Patroli di Jam-Jam Rawan." tukasnya. (Humas/Red)
Share:

Selasa, 10 Februari 2026

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Personel Polsek Cikulur Bersama Petani Tanam Jagung

‎Lebak – Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait ketahanan pangan nasional, personel Polsek Cikulur Polres Lebak melaksanakan kegiatan penanaman jagung seluas 2 hektare di Kampung Cilasung, Desa Curugpanjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Rabu (11/02/2026).
‎Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikulur AKP Mulyadi bersama personel Polsek Cikulur serta melibatkan unsur pemerintah desa, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan kelompok tani setempat.
‎Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Herfio Zaki, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Cikulur AKP Mulyadi mengatakan bahwa, kegiatan penanaman jagung ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.
‎“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas Polri bersama pemerintah desa dan kelompok tani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami berharap hasil panen nantinya dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar AKP Mulyadi.
‎Dalam kegiatan tersebut, penanaman jagung dilakukan di lahan pertanian seluas 2 hektare dengan menggunakan benih varietas Advanta Bejo yang dikenal memiliki produktivitas tinggi serta daya tahan yang baik terhadap kondisi lingkungan.
‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Desa Curugpanjang Sukri, Penyuluh Pertanian Lapangan Jijin Firman, serta anggota Kelompok Tani Mekartani Situjaya Wahidin yang bersama-sama melaksanakan proses penanaman.
‎Selain sebagai upaya mendukung program pemerintah, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat serta meningkatkan kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan di bidang pertanian.
‎Polsek Cikulur berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah serta hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
‎Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional. (Humas/Rose)
Share:

Kapolres Pandeglang Dampingi Wakapolda Banten Panen Raya Padi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Pandeglang – Kapolres Pandeglang AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi mendampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol. Dr. Hendra Wirawan dalam kegiatan Panen Raya Padi yang diselenggarakan oleh Yayasan Bhakti Bela Negara, bertempat di Saung Tepi Sawah Kampung Mataram, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Rabu (11/02/2026).

Kegiatan Panen Raya Padi tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta pemberdayaan masyarakat melalui Brigade Pangan Bhakti Bela Negara. Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, perwakilan TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, kelompok tani, serta para relawan Brigade Pangan Bhakti Bela Negara.

Dalam sambutannya, Wakapolda Banten Brigjen Pol. Dr. Hendra Wirawan menyampaikan apresiasi atas inisiatif Yayasan Bhakti Bela Negara yang secara konsisten mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas nasional, karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.

“Ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan,” ujar Wakapolda Banten.

Sementara itu, Kapolres Pandeglang AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi menegaskan bahwa Polres Pandeglang siap mendukung penuh berbagai program yang berdampak positif bagi masyarakat, khususnya di sektor pertanian. Menurutnya, keterlibatan Polri dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan bentuk komitmen untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung pembangunan daerah.

“Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum dan pemeliharaan kamtibmas, namun juga sebagai mitra masyarakat dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan. Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional, sehingga kami akan terus bersinergi dan mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian,” ungkap Kapolres.

Kegiatan panen raya diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan prosesi pemotongan padi secara simbolis oleh Wakapolda Banten didampingi Kapolres Pandeglang dan para tamu undangan. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong tampak jelas dalam kegiatan tersebut, mencerminkan kuatnya kolaborasi antara aparat dan masyarakat.

Perwakilan Yayasan Bhakti Bela Negara dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa program Brigade Pangan Bhakti Bela Negara bertujuan untuk mendorong kemandirian pangan di tingkat lokal melalui pendampingan petani, optimalisasi lahan pertanian, serta pemanfaatan teknologi pertanian yang tepat guna. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan hasil pertanian dapat terus meningkat dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar.

Selain prosesi panen, kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif bersama para petani guna menyerap aspirasi serta mendengarkan langsung berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari ketersediaan pupuk, pengairan, hingga distribusi hasil panen. Hal ini menjadi bagian penting dalam upaya mencari solusi bersama demi keberlanjutan program ketahanan pangan.

Kegiatan Panen Raya Padi di Saung Tepi Sawah Kampung Mataram, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di wilayah Kabupaten Pandeglang. (Humas/Gi)
Share:

Hari ke-10 Operasi Keselamatan Maung 2026, Polda Banten Perkuat Edukasi dan Penindakan Humanis

Serang – Memasuki hari ke-10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026, Polda Banten terus mengintensifkan kegiatan preemtif, preventif, serta penegakan hukum secara humanis guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik strategis dan kawasan dengan tingkat mobilitas tinggi di wilayah hukum Polda Banten pada Rabu (11/02).

Dalam pelaksanaannya, personel Ditlantas Polda Banten tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, tetapi juga mengedepankan edukasi serta dialog langsung dengan para pengguna jalan. Petugas memberikan imbauan tentang pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, kelengkapan kendaraan, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, serta larangan menggunakan ponsel saat berkendara.

KBO Ditlantas Polda Banten AKBP Syamsul Bahri menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Maung 2026 bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. “Operasi Keselamatan Maung 2026 bukan semata-mata penindakan, melainkan bagaimana kami hadir untuk mengingatkan dan mengajak masyarakat agar lebih disiplin serta peduli terhadap keselamatan di jalan. Setiap pelanggaran berpotensi menimbulkan kecelakaan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar AKBP Syamsul Bahri.

Ia menambahkan bahwa pendekatan persuasif tetap menjadi prioritas. Namun demikian, penindakan akan dilakukan secara tegas dan terukur terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. “Kami berharap melalui operasi ini, budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh dari kesadaran, bukan karena takut terhadap sanksi. Dengan disiplin dan kepatuhan, kita dapat menekan angka kecelakaan serta mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Banten,” tambahnya.

AKBP Syamsul Bahri juga mengimbau masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026 dengan senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam berkendara. 

Operasi Keselamatan Maung 2026 akan terus dilaksanakan hingga akhir masa operasi sebagai upaya berkelanjutan Polda Banten dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas demi terwujudnya Kamseltibcarlantas yang kondusif di wilayah hukum Polda Banten. (Bidhumas/Rose)
Share:

Wakapolda Banten Hadiri Panen Raya Padi Organik PS-08, Perkuat Ketahanan Pangan dan Semangat Bela Negara

Pandeglang – Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan menghadiri acara Panen Raya Padi Organik PS-08 seluas 753 hektar yang digelar oleh Yayasan Bhakti Bela Negara bersama Brigade Pangan Bhakti Bela Negara pada Rabu (11/02). Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Brigade Pangan Bhakti Bela Negara, Saung Tepi Sawah, Jalan Raya Carita, Desa Sukarame, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Acara panen raya diawali dengan penyerahan benih padi unggul PS-08, dilanjutkan dengan prosesi panen raya secara simbolis serta peresmian Gedung Bhakti Bela Negara sebagai pusat kegiatan dan pengembangan program ketahanan pangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPW Yayasan Bhakti Bela Negara Provinsi Banten Sahruji, Ketua Pelaksana Suparwo Abdullah, Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Ari Wibowo, Kapolres Pandeglang AKBP Dhyno Indra Setyadi, serta unsur Forkopimda Provinsi Banten.

Panen raya padi organik PS-08 seluas 753 hektar ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara elemen masyarakat, yayasan, dan aparat keamanan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Selain menghasilkan pangan sehat dan berkualitas, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani serta memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan pertanian organik tersebut. “Kegiatan Panen Raya Padi Organik PS-08 ini merupakan wujud nyata sinergi antara masyarakat, yayasan, dan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Ketahanan pangan adalah bagian penting dari ketahanan nasional, sehingga upaya seperti ini patut kita dukung dan kembangkan secara berkelanjutan,” ujar Hendra.

Ia menambahkan bahwa Polri siap mendukung program-program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Polri, khususnya Polda Banten, berkomitmen untuk terus mendukung setiap langkah positif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat semangat bela negara. Melalui kolaborasi dan gotong royong, kita optimistis mampu mewujudkan Banten yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing,” tambahnya.

Dengan terselenggaranya panen raya dan peresmian Gedung Bhakti Bela Negara, diharapkan program Brigade Pangan Bhakti Bela Negara dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun kemandirian pangan berbasis pertanian organik. (Bidhumas).
Share:

Tegas, Ketum PW-FRN Agus Flores Lakukan Pembenahan Administrasi Internal dan Perkuat Independensi Media

Jakarta – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN), Agus Flores, menegaskan komitmennya dalam melakukan pembenahan internal organisasi.

Langkah ini mencakup penertiban administrasi, penguatan independensi media, serta penegasan kebijakan satu pintu demi menjaga marwah dan integritas organisasi.

Instruksi tersebut disampaikan kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota di semua tingkatan, mulai dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Pembenahan ini dilakukan sebagai bentuk konsolidasi organisasi agar tetap solid, profesional, dan berintegritas.

Agus Flores menegaskan bahwa tertib administrasi menjadi prioritas utama.

 Seluruh pengurus DPW dan DPC diwajibkan segera melakukan konfirmasi pembaruan Kartu Tanda Anggota (KTA), sesuai batas waktu pembaruan yang sudah ditetapkan langkah ini dinilai penting untuk memastikan validitas keanggotaan dan memperkuat sistem organisasi secara menyeluruh, tegasnya Rabu 11/2/2026

Selain itu, PW-FRN juga menekankan pentingnya independensi media yang tergabung di dalamnya. Setiap media diwajibkan menjaga netralitas dan mematuhi kebijakan tunggal organisasi. Tidak dibenarkan adanya standar ganda dalam pemberitaan yang berkaitan dengan visi dan arah kebijakan PW-FRN.

Dalam instruksinya, Agus Flores juga meminta seluruh media yang bernaung di bawah PW-FRN untuk memutus segala bentuk keterkaitan dengan organisasi yang dinilai menyerupai atau tidak sejalan dengan visi PW-FRN. Kebijakan ini bersifat mutlak sebagai bagian dari penerapan one-gate policy atau kebijakan satu pintu yang menjadi prinsip organisasi.

“Organisasi tidak akan menoleransi pelanggaran sekecil apa pun. Tindakan tegas akan diambil terhadap media yang masih terkontaminasi atau mengabaikan instruksi ini,” tegas Agus Flores dalam arahannya.

Penegasan ini dilakukan demi menjaga kredibilitas dan integritas PW-FRN di mata publik, sekaligus memastikan seluruh anggota berada dalam satu komando dan visi yang sama.

Dengan langkah pembenahan ini, PW-FRN berharap dapat semakin memperkuat soliditas internal serta meningkatkan profesionalisme organisasi dalam menjalankan fungsi jurnalistik di tengah dinamika dunia pers yang terus berkembang. (Rose)
Share:

Anggota Polsek Rangkasbitung Polres Lebak, Monitoring Pertumbuhan Pohon Jagung di Desa Mekarsari*l

Lebak - Memastikan proses perkembangan tanaman pohon Jagung dalam program ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Rangkasbitung AIPTU Rahmat Subiakto.

Dan kelompok tani Desa Sukamekarsari melaksanakan kegiatan peninjauan serta monitoring pertumbuhan pohon jagung hibrida,Desa Suamekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.Selasa (10/02/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan secara rutin oleh Bhabinkamtibmas Polsek Rangkasbitung, guna memastikan tanaman tumbuh dengan baik dan dapat menghasilkan panen yang maksimal berdasarkan hasil monitoring, tanaman jagung telah tumbuh dengan bagus.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Herfio Zaki,.S.I.K,.M.H, melalui Kapolsek Rangkasbitung AKP Adi Irawan,.SH, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengecek pertumbuhan tanaman pohon jagung hibrida,untuk mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan.

“Tentunya Bhabinkamtibmas aktif melakukan pendampingan terhadap warga petani, mulai dari penanaman, perawatan sampai panen nanti. Dengan harapan petani bisa memperoleh hasil panen yang maksimal,” ujarnya. (Humas/Rose)
Share:

Arsip