Minggu, 08 Februari 2026

‎Family Fun Walk MRBJ Diikuti 400 Peserta, Ajak Keluarga Menjaga Bumi Sejak Dini

‎Tangerang Selatan — Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) kembali menghadirkan momen kebersamaan yang hangat dan bermakna melalui kegiatan Family Fun Walk bertema “Menjaga Bumi Dimulai dari Keluarga”. 
‎Acara yang diikuti sekitar 400 peserta dari 120 keluarga ini sukses digelar dengan penuh keceriaan, menggabungkan olahraga ringan, edukasi lingkungan, serta nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
‎Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) sebagai tuan rumah, bersama BCA Syariah sebagai sponsor utama, serta didukung Amanah Takaful Keluarga dan Al Fatih Sunat Center, berlangsung di kawasan masjid dengan rute jalan santai sepanjang sekitar 3 kilometer. 
‎Start dan finish berada di area Masjid Raya Bintaro Jaya, menciptakan suasana yang nyaman dan aman bagi seluruh anggota keluarga, mulai dari anak kecil hingga orang tua.
‎Selain jalan santai, peserta dimanjakan dengan berbagai aktivitas menarik, seperti sesi dongeng anak bertema kepedulian terhadap bumi bersama Kak Oky, permainan keluarga yang seru, serta pembagian doorprize yang semakin memeriahkan acara. 
‎Antusiasme peserta terlihat jelas, terutama dari anak-anak yang berlari riang dan orang tua yang turut menikmati momen berkualitas bersama keluarga.
‎Sebagai bentuk komitmen nyata menjaga lingkungan, setiap keluarga peserta dibekali satu bibit pohon untuk ditanam di halaman rumah masing-masing. 
‎Inisiatif ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap bumi harus terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya di acara semata.
‎Tak hanya soal lingkungan, acara ini juga mengusung semangat kepedulian sosial menjelang Ramadhan. Peserta diajak menyiapkan bekal Ramadhan melalui program Sedekah Makanan Berbuka Puasa yang akan disalurkan langsung oleh MRBJ. 
‎Langkah ini menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menyambut bulan suci dengan berbagi dan mempererat silaturahmi.
‎“Melalui Family Fun Walk ini, kami ingin mengajak keluarga untuk bergerak bersama, peduli bersama, dan berbagi bersama. Menjaga bumi, menguatkan keluarga, serta menyiapkan bekal Ramadhan—semuanya dimulai dari langkah sederhana,” ujar Rizky Subagia, salah satu panitia kegiatan, Minggu (8/2/2026).
‎Salah satu peserta, Intan, mengaku sangat menikmati acara tersebut. 
‎“Kesan pesannya seru banget, family friendly banget. Saking semangatnya, jalannya aja kita gamau kalah!” katanya sambil tersenyum lebar.
‎Ibunda Intan, Rozanna, menambahkan momen yang paling berkesan baginya. 
‎“Yang paling berkesan karena hujan jadi tambah seru. Hujan malah bikin suasana tambah asyik dan romantis bareng keluarga,” ungkapnya.
‎Rozanna juga berharap kegiatan semacam ini terus bertambah pesertanya. 
‎“Semoga tambah banyak peminatnya, tambah banyak anak-anak yang soleh dan solehah, serta semakin ramai yang berdatangan ke MRBJ,” harapnya.
‎Kolaborasi lintas lembaga antara masjid, lembaga keuangan syariah, dan mitra layanan kesehatan ini menjadi contoh nyata sinergi positif untuk masyarakat. 
‎MRBJ berharap kegiatan serupa dapat terus rutin diselenggarakan sebagai upaya membangun keluarga yang sehat, peduli lingkungan, dan penuh nilai kebaikan.
‎Acara Family Fun Walk MRBJ kali ini tidak hanya sekadar jalan santai, melainkan langkah kecil namun bermakna untuk menjaga bumi, mempererat keluarga, dan menyambut Ramadhan dengan hati yang lebih bersih dan penuh syukur. (***)
Share:

Pak Prabowo Bumihanguskan Penggarong Kekayaan dan Uang Negara, dr. Ali Mahsun ATMO: Bisa Bubarkan Indonesia

Jakarta,_ Merah Putih dan kedaulatan Indonesia robek sudah puluhan tahun. Demikian pula, penguasaan dan penggarongan kekayaan dan uang negara hampir paripurna. Realitas Negara Dalam Negara Morowali, Banjir Bandang Ekologi Sumatra, OTT Pajak dan Beacukai, serta mega skandal ilegal mining, ilegal loging, ilegal sawit dan mega skandal lainnya secara akumulatif bocorkan penerimaan negara hingga puluhan ribu trilyun per tahun. Bukan hanya itu, korupsi APBN/APBD dan penyalagunaan kewenangan marak dimana-mana disemua level pemerintahan. Atau sudah sangat sistemik, laten, dan membudaya laksana penyakit kanker stadium IV tidak ada obatnya kecuali di amputasi. Lebih dari itu, kenyataan ini sangat membahayakan keberlanjutan perjalanan bangsa dan negara Indonesia. Sejak 2014, dan pada suatu kesempatan di Kota Pahlawan Surabaya Tahun 2017, saya mengajak Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan segenap elemen bangsa rebut kembali Kedaulatan Indonesia. Hal yang sama juga saya tegaskan kembali di Bumi Majapahit pada Puncak Harlah Ke-25 APKLI-P dan 1/4 Abad Perjuangan Kaki Lima Indonesia di Pendopo Agung Trowulan Mojokerto Jawa Timur Minggu 25 Feb 2018. Kenapa? Mereka itu Kuda Troya, dan harus dilenyapkan secepat-cepatnya dari negeri ini karena sangat membahayakan eksistensi NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, tegas dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed. Presiden Kawulo Alit Indonesia (KAI), Minggu, 8/2/2026.

Lebih lanjut dokter ahli kekebalan tubuh lulusan FKUB Malang dan FKUI jakarta yang juga Ketua Umum APKLI-P ini menuturkan, apa yang disampaikan Presiden Prabowo Sabtu 7 Februari 2026 di Masjid Istiqlal Jakarta bahwa para penggarong kekayaan dan uang negara menyerang balik, serta selalu berupaya membuat kekacauan dan memecah belah bangsa Indonesia. Tekad bulat Presiden RI ke-8 apapun resiko bahkan nyawanyapun dipertaruhkan untuk membumihanguskan mereka untuk keselamatan bangsa adalah sangat mendasar dan emergensi, kenapa? Karena ketika terlambat, para penggarong beserta gerombolannya itu Kuda Troya bisa meluluhlantahkan kesatuan dan persatuan bangsa bahkan membubarkan NKRI dalam tempo secepat-cepatnya.

Oleh karena itu, kini 2026 tiba saatnya, selaku Presiden Kawulo Alit Indonesia (KAI), saya pimpin rakyat kecil - kawulo alit bersama elemen mahasiswa, akademisi, keagamaan dan pengusaha untuk bersatu dan tangguh membersamai Presiden Prabowo Subianto membumihanguskan ^Kuda Troya Para Penggarong^ dari bumi Indonesia demi dan untuk keselamatan bangsa, merah putih dan NKRI. Dan dalam tempo secepat-cepatnya mereka harus dilenyapkan dari bumi nusantara ini, apapun resikonya dan siapapun beckingnya. Jika tidak, bisa terjadi sebaliknya Merah Putih dan NKRI bisa lenyap dari peredaran peradaban manusia. Atau bisa membubarkan INDONESIA, pungkas Ketua Umum Bakornas LKMI PBHMI 1995-1998 dan Sekretaris Lembaga Sosial Mabarrot PBNU 2000-2005.
Share:

Sabtu, 07 Februari 2026

KJRI Hamburg Dukung Penguatan Edukasi Pencegahan Pelecehan Seksual bagi Generasi Muda Indonesia di Jerman melalui Kegiatan:“It’s Not a Joke – Sexual Harassment: Aufklärung & Workshop”

Hamburg, 6 Februari 2026 — Diskusi hangat mewarnai lokakarya bertajuk: “It’s Not a Joke – Sexual Harassment: Aufklärung & Workshop” yang didukung oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hamburg bekerjasama dengan Perki KKI e.V. Hamburg dan PPI Hamburg pada Jumat malam, 6 Februari 2026.  Sekitar 20 (dua puluh) orang peserta yang sebagian besar adalah generasi muda Indonesia yang tinggal di Hamburg mengajukan pertanyaan dan berbagi pengetahuan serta pengalaman di ruang serbaguna Evangelisch-reformierte Kirche di Hamburg, Jerman. 

Kegiatan menghadirkan 2 (dua) narasumber yang memberikan perspektif pelindungan hukum di Indonesia dan di Jerman, yakni Ibu Sylvana Apituley (Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia/KPAI) yang memiliki pengalaman dan jejak rekam panjang dalam penanganan isu HAM serta pelindungan anak dan perempuan, dan Bapak Christian Ariesanto (Ketua Perki KKI e.V. Hamburg). Selaku penggagas, Bapak Christian Ariesanto menyampaikan bahwa kegiatan ini dimaksud untuk menjamin keselamatan dan martabat para pemuda Indonesia yang datang ke Jerman dengan cita-cita yang tinggi, melalui pemahaman akan hak-hak mereka, serta membangun keberanian untuk berani berbicara dan mencari dukungan ketika menghadapi kekerasan dan pelecehan seksual.

Mengawali kegiatan, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Hamburg, Renata Siagian menegaskan bahwa pelecehan seksual dapat terjadi kepada siapapun, bukan suatu candaan, dan tidak dapat ditoleransi dalam bentuk apa pun. Renata menekankan pentingnya keberanian untuk melapor dan mencari bantuan sebagai langkah pertama. Lebih lanjut, Renata menyampaikan bahwa selama masa tugasnya, KJRI Hamburg telah menerima sejumlah laporan kasus kekerasan dalam rumah tangga dan pelecehan seksual yang melibatkan WNI.  Ia menegaskan bahwa dalam situasi seperti ini, KJRI Hamburg memberikan akses awal ke ruang yang aman serta pendampingan dalam kapasitasnya, serta meyakinkan agar WNI tidak ragu-ragu untuk speak up dan melaporkan jika mengalami pelecehan seksual. 

Selain dibekali pemahaman mengenai bentuk-bentuk pelecehan seksual, pengenalan hak-hak dasar yang berlaku di Indonesia dan Jerman, serta informasi mengenai saluran bantuan yang dapat diakses secara aman dan bertanggung jawab,  peserta juga didorong untuk berani menjadi ambassador bagi teman yang menjadi korban pelecehan seksual: peka, mau mendengar, dan membantu mengarahkan ke tempat yang aman. Hal-hal memberikan pemahaman yang menyeluruh kepada peserta mengenai isu utama yang dibahas.

Ditegaskan oleh Ibu Sylvana Apituley, bahwa tantangan bagi anak muda Indonesia adalah memiliki pengetahuan dan pengalaman mengenai apa itu pelecehan seksual, keberanian untuk speak up, dan membangun jejaring dukungan. Salah seorang peserta, Yogi, menyampaikan kesannya “acara ini bermanfaat bagi kita untuk mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan terkait kekerasan seksual, sehingga kita dapat lebih berhati-hati dan mengetahui mekanisme untuk melapor”. Apresiasi juga disampaikan oleh seorang peserta yang menyatakan bahwa dirinya sekarang merasa lebih tenang, karena mengetahui bahwa hukum Jerman tidak bersifat diskriminatif terhadap pelapor tindak pelecehan seksual, dan bahwa seseorang tidak boleh dipecat karena melaporkan atasan yang melakukan tindak pelecehan seksual. 

Dukungan pemerintah Indonesia c.q. KJRI Hamburg dalam kegiatan ini memiliki relevansi yang semakin besar dalam konteks meningkatnya mobilitas WNI ke Jerman. Pemerintah Indonesia saat ini mendorong penempatan tenaga kerja terampil (skilled workers) ke Jerman untuk menjawab kebutuhan pasar kerja dan membuka peluang kerja yang lebih luas bagi WNI. Di sisi lain, jumlah WNI di Jerman juga terus bertambah melalui jalur studi, Ausbildung, maupun program au pair. 

Dengan semakin banyaknya WNI yang berada di Jerman melalui berbagai jalur tersebut, tanggung jawab pelindungan, termasuk pencegahan dan penanganan pelecehan serta kekerasan, menjadi semakin besar. KJRI Hamburg akan terus mendukung kegiatan edukasi dan penguatan berbasis komunitas seperti ini, sebagai salah satu langkah penting untuk memastikan WNI di Jerman dapat belajar, bekerja, dan beraktivitas dengan aman serta bermartabat.
Share:

Kolaborasi Lintas Sektor, Wujudkan Gerakan Indonesia Asri

Serang - Menindaklanjuti arahan Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto terkait penanganan sampah, sekaligus wujud nyata komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan. Pemerintahan Provinsi Banten, bersama Polda Banten, Korem 064/MY, dan Insan Pers melaksanakan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di KP3B Provinsi Banten pada Minggu (08/02). 

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Ketua PWI Pusat Akhmad Munir, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, Danrem 064/MY Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, serta Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan. 

Dalam kesempatannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa Gerakan Indonesia Asri merupakan komitmen bersama seluruh elemen bangsa dalam menjaga kelestarian lingkungan dan membangun kesadaran kolektif masyarakat. “Arahan Bapak Presiden Republik Indonesia, bahwa penanganan sampah harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan. Melalui Gerakan Indonesia Asri, kita berkomitmen mewujudkan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah sebagai tanggung jawab bersama,” ujar Kapolda Banten.

Selanjutnya, Irjen Pol Hengki menjelaskan bahwa kegiatan kurve yang dilaksanakan bersama-sama di KP3B menjadi simbol kuat sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat. “Kegiatan kurve bersama di KP3B menjadi simbol sinergitas TNI–Polri, Pemerintah Daerah, Insan Pers dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung Gerakan Nasional Indonesia Asri. Menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional untuk menciptakan ruang publik yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan bahwa Polda Banten telah memulai kegiatan tersebut sejak beberapa hari lalu dan pada hari ini dilaksanakan secara serentak di Kota Serang. “Polda Banten telah memulai kegiatan ini sejak beberapa hari lalu dan hari ini dilaksanakan secara serentak di Kota Serang. Setiap OPD bertanggung jawab di ruas jalan yang ditentukan dengan melibatkan OPD provinsi serta siswa SD hingga SMA. Polda Banten bersama TNI–Polri berkomitmen mendukung penuh dan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memerangi sampah demi lingkungan yang bersih, asri, dan nyaman,” ujarnya. 

Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen bersama dalam mendukung kebijakan nasional penanganan sampah dan penataan lingkungan, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta mempererat sinergitas lintas sektoral guna mewujudkan Banten yang aman, sehat, resik, dan indah, serta masyarakat yang sejahtera. (Bidhumas).
Share:

Kapolsek Kramatwatu Beserta Anggota Polresta Serkot, Melaksanakan Korvey Dalam Rangka Hari Pers

Serang kota - Giat kapolsek kramatwatu beserta anggota Polresta Serkot melaksanakan korvey dalam rsngka Hari Pers di jl.Palima - Pakupatan kec.Cipocok jaya pada,minggu (8/2/2026)

Kegiatan ini merupakan realisasi anggota Kepolisian dalam rangka menciptakan wilayah yang bersih dan rapih.

Selain itu juga kegiatan seperti ini bisa mengantisipasi penyebaran penyakit terutama penyebaran nyamuk penyebab demam berdarah.

Ini merupakan wujud nyata kepedulian Kepolisian dalam hal menciptakan kondisi yang terbebas dari penyakit.dan juga suasana menjadi enak di pandang dengan tidak adanya sampah.

Semoga dengan kegiatan ini masyarakat menjadi lebih sehat dan tidak membuang sampah sembarangan serta menghimbau kepada para pemilik ruko/warung untuk membuanh sampah pada tempatnya
( Humas/Rose)
Share:

Hari ke-7 Operasi Keselamatan Maung 2026, Polresta Serang Kota Laksanakan Sosialisasi di Lokasi Car Free Day

Serang kota - Polresta Serang Kota terus menggencarkan pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026. Memasuki hari ke-7, kegiatan operasi dilaksanakan di kawasan Car Free Day (CFD) Kota Serang, tepatnya di depan Pos Lantas Ramayana Kota Serang, pada Minggu (08/02/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Polresta Serang Kota fokus melaksanakan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas, guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Serang Kota.

Dipimpin oleh Ipda Rudi Supriady, S.H., bersama personel Operasi Keselamatan Maung 2026, kegiatan dilakukan dengan cara membagikan leaflet, brosur, serta stiker kepada masyarakat yang melintas dan beraktivitas di area Car Free Day. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Ipda Rudi Supriady, menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Maung 2026 tidak hanya mengedepankan penindakan, namun lebih menitikberatkan pada pendekatan preemtif dan preventif melalui edukasi langsung kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan berlalu lintas, menggunakan helm, mematuhi rambu-rambu, serta melengkapi surat-surat kendaraan,” ujarnya.

Dengan dilaksanakannya Operasi Keselamatan Maung 2026 secara berkelanjutan, diharapkan tercipta kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kota Serang. (Humas/Rose)
Share:

Kapolresta Serang Kota Ikuti Jalan Sehat HPN 2026, Bersama Forkopimda dan Insan Pers

Serang kota -  Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H., mengikuti kegiatan jalan sehat dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 bersama unsur Forkopimda, insan pers, dan masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten pada Minggu (08/02/26).

Kegiatan jalan sehat ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2026 yang bertujuan untuk mempererat sinergitas antara pemerintah, TNI-Polri, insan pers, serta masyarakat dalam menjaga persatuan dan mendukung pembangunan daerah.
Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum yang baik untuk memperkuat kebersamaan serta komunikasi yang harmonis antara Polri dan insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan berimbang kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan jalan sehat ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin solid antara Polri, pemerintah daerah, insan pers, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas serta mendukung kemajuan Provinsi Banten,” ujar Kapolresta.

Hadir dalam kegiatan jalan santai dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 tersebut Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H., serta Forkopimda tingkat Provinsi Banten, Kota Serang, dan Kabupaten Serang, insan pers, serta masyarakat umum.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan, ditandai dengan antusiasme peserta yang mengikuti rute jalan sehat hingga selesai dengan tertib, aman, dan lancar, selanjutnya peserta jalan santai nerkumpul di lapangan Gedung putih Gubernur Banten untuk menunggu Doorprise hadiah yang telah disiapkan oleh tim rangkaian peringatan HPN Nasional. (Humas/Rose)



Share:

Kapolresta Serang Kota Ikuti Gerakan Indonesia Asri, Aman, Sehat, Resik, dan Indah di KP3B

Serang kota - Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H. turut serta dalam kegiatan Gerakan Indonesia Asri, Aman, Sehat, Resik, dan Indah yang dilaksanakan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) pada Minggu, 08/02/26.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H., Danrem 064/MY Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos., M.M., Walikota Serang Budi Rustandi, Dandim 0602 Serang Kolonel Arm Oke Kistiyanto, S.AP., unsur Forkopimda, serta personel TNI-Polri dan instansi terkait lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Serang Kota bersama Gubernur Banten dan Kapolda Banten melaksanakan korve gotong royong dengan membersihkan halaman perkantoran serta sepanjang Jalan Syekh Nawawi Al-Bantani di kawasan KP3B. Para peserta turun langsung ke lapangan untuk memungut dan membersihkan sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan Forkopimda dalam mendukung arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan asri. Kehadiran pimpinan daerah dan Forkopimda yang turun langsung ke jalan diharapkan dapat menjadi contoh serta mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Kapolresta Serang Kota menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan sehat, khususnya di wilayah hukum Polresta Serang Kota.

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Aman, Sehat, Resik, dan Indah ini, diharapkan budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Banten. (Humas/Rose)


Share:

Wujudkan Jalan Raya Aman dan Beretika, Satlantas Polresta Tangerang Masifkan Edukasi Simpatik di hari ke-7 Operasi Keselamatan Maung 2026

Tangerang – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Memasuki hari ketujuh pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026, Minggu (8/2/2026), petugas di lapangan semakin intensif melakukan pendekatan humanis kepada para pengguna jalan demi menjamin keamanan di hari libur.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan angka kecelakaan melalui edukasi yang menyentuh langsung kesadaran masyarakat.

Siaga di Titik Mobilitas Tinggi
Meski bertepatan dengan akhir pekan, personel Satlantas Polresta Tangerang tetap bersiaga di berbagai titik strategis yang menjadi pusat pergerakan warga. Beberapa lokasi yang menjadi fokus utama di antaranya adalah Fly Over Balaraja, Pertigaan Cimanceri, hingga kawasan Pasar Buah KM 22.

Kasat Lantas Polresta Tangerang, AKP Zaeni Aji Bakhtiar, mengungkapkan bahwa penjagaan di titik-titik tersebut bertujuan untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang beraktivitas.

“Hari Minggu biasanya terjadi peningkatan mobilitas warga menuju pusat keramaian atau perjalanan antarwilayah. Oleh karena itu, kehadiran kami di Fly Over Balaraja, Cimanceri, hingga Pasar Buah adalah untuk memastikan kamseltibcarlantas tetap terkendali,” jelasnya.

Kedepankan Teguran Simpatik
Dalam pelaksanaan operasi di hari ketujuh ini, petugas lebih banyak memberikan teguran simpatik dan dialog edukatif kepada pengendara. Pendekatan ini dipilih agar pesan keselamatan dapat diterima dengan baik tanpa menimbulkan kesan kaku di lapangan.

Sesuai arahan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, operasi ini memang didesain untuk mengedepankan sisi preemtif dan preventif. Di lapangan, anggota aktif mengingatkan pentingnya penggunaan helm standar serta sabuk pengaman kepada pengendara yang melintas.

“Kami ingin masyarakat merasa diayomi. Di setiap titik, anggota kami tidak hanya mengatur jalan, tetapi juga memberikan pemahaman bahwa tertib berlalu lintas adalah bentuk penghormatan terhadap diri sendiri dan orang lain,” tambah AKP Zaeni.

Keselamatan Sebagai Gaya Hidup
Melalui Operasi Keselamatan Maung 2026, Satlantas Polresta Tangerang berharap kedisiplinan tidak hanya muncul saat ada petugas di lapangan, melainkan menjadi gaya hidup yang melekat pada setiap individu.

“Tujuan utama kami bukan sekadar penindakan, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun etika berkendara yang baik. Mari jadikan Kabupaten Tangerang wilayah yang aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan,” pungkasnya.
Share:

Hari ke-7 Operasi Keselamatan, Satlantas Polres Pandeglang Tertibkan Sopir Angkutan Umum di Terminal Kadubanen

Pandeglang – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) melalui pelaksanaan Operasi Keselamatan. Memasuki hari ke-7, operasi tersebut kembali digelar di kawasan Terminal Kadubanen, Kabupaten Pandeglang, pada Minggu, 08 Februari 2026.

Kegiatan Operasi Keselamatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Surya Muhammad, dan melibatkan sejumlah personel Satlantas. Terminal Kadubanen dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu simpul transportasi penting yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat cukup tinggi, khususnya angkutan umum yang beroperasi setiap hari.

Pada pelaksanaan Operasi Keselamatan hari ke-7 ini, petugas memfokuskan sasaran kepada pengemudi angkutan umum, baik angkutan kota, bus, maupun kendaraan angkutan penumpang lainnya. Fokus tersebut dilakukan mengingat pengemudi angkutan umum memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keselamatan penumpang serta pengguna jalan lainnya.

Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Surya Muhammad, menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Pandeglang.

“Operasi Keselamatan ini merupakan upaya kami untuk membangun kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas. Terutama bagi sopir angkutan umum, karena mereka membawa penumpang dan memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan banyak orang,” ujar AKP Surya Muhammad.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan dan edukasi secara langsung kepada para pengemudi angkutan umum. Petugas mengingatkan agar para sopir selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, batas kecepatan, serta tidak melakukan pelanggaran yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Selain itu, AKP Surya Muhammad juga menekankan pentingnya kelengkapan administrasi dan kondisi kendaraan. Para pengemudi diimbau untuk selalu membawa dan memperpanjang SIM serta STNK, menggunakan sabuk pengaman, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan sebelum beroperasi.

“Kami mengingatkan agar kendaraan angkutan umum selalu dalam kondisi prima, mulai dari rem, lampu, ban, hingga kelengkapan keselamatan lainnya. Kendaraan yang tidak layak jalan sangat berisiko menimbulkan kecelakaan,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan hari ke-7 ini, petugas Satlantas Polres Pandeglang juga melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan kendaraan dan administrasi pengemudi. Pemeriksaan dilakukan secara humanis dan persuasif, dengan mengedepankan pendekatan edukatif kepada para pengemudi.

Bagi pengemudi yang kedapatan melakukan pelanggaran ringan, petugas memberikan teguran dan pembinaan agar ke depannya lebih disiplin dalam berlalu lintas. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

AKP Surya Muhammad menegaskan bahwa Operasi Keselamatan tidak semata-mata bertujuan untuk melakukan penindakan, namun lebih mengedepankan upaya preemtif dan preventif melalui sosialisasi, edukasi, serta pembinaan kepada masyarakat pengguna jalan.

“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap melalui Operasi Keselamatan ini, masyarakat semakin sadar bahwa tertib berlalu lintas bukan karena adanya petugas, tetapi karena kesadaran pribadi demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, AKP Surya Muhammad menyampaikan bahwa Satlantas Polres Pandeglang akan terus melaksanakan Operasi Keselamatan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, dengan menyasar berbagai titik rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Pandeglang.

Melalui pelaksanaan Operasi Keselamatan yang konsisten dan berkelanjutan, Satlantas Polres Pandeglang berharap dapat menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, khususnya di kalangan pengemudi angkutan umum, sehingga tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

Satlantas Polres Pandeglang juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan dengan selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga etika berkendara, serta mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam setiap aktivitas di jalan raya. (Humas/Rose)
Share:

JALAN RAYA MUNJUL - PICUNG AMBLAS, MASYARAKAT BERHARAP PEMPROV SEGERA PERBAIKI

Pandeglang - Ruas jalan raya Munjul-Picung, kembali amblas sangat mengkhawatirkan, menurut keterangan warga sekitar amblasnya jalan tersebut terjadi sudah sekitar hampir setengah bulan, tetapi belum ada reaksi dan penanganan nyata dari pihak Pemerintah  Provinsi(Pemprov) Banten .

Berdasarkan pantauan Inforakyatindonesia.online pada Sabtu (7/02/2026)titik ruas jalan Munjul-Picung yang amblas berlokasi di Kp.cibeureum desa sukasaba kecamatan Munjul Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Amblasnya sebelah ruas jalan tersebut memang sangat mengkhawatirkan, karena jalan ini merupakan Akses utama bagi Masyarakat untuk melakukan aktifitas dan kegiatan ekonominya.

"Ruas jalan yang ini juga sudah memakan korban satu Unit rumah milik Warga yakni H.Asmat. Pemilik rumah yang menjadi korban akibat amblasnya ruas jalan tersebut kepada info RI  memaparkan, bahwa tanda-tanda amblas atau longsornya jalan ini sebenarnya sudah bisa terlihat  jauh hari sebelumnya, namun karena tidak adanya antisipasi dan tindakan nyata dari otoritas yang berwenang akhirnya kejadian longsor dan amblasnya jalan ini terjadi sekitar setengah bulan yang lalu,"ungkap H. Asmat.

"Dari tahun lalu jauh-jauh hari sebelumnya, sudah bisa terlihat bahwa dititik ini jalan akan mudah longsor,tapi anehnya pihak pemerintah yang berwenang dalam soal ini, tidak pernah mempedulikannya,hingga pada musim hujan diawal tahun ini akhirnya jalan ambruk,dan rumah saya ikut ambruk karena longsor dan amblasnya ruas jalan ini" papar Asmat .

Sementara beberapa warga lainnya mengaminkan keterangan H.Asmat tersebut , selain itu tambah warga yang lain, kondisi jalan ini tiap hari bahkan tiap Jam semakin parah dan mengkhawatirkan , terutama jika ada kendaraan roda empat yang melintas,sehingga warga akhirnya berinisiatif untuk melakukan pengamanan jalur jalan secara swadaya guna menghindari adanya kecelakaan yang fatal.

Ditempat yang sama Ketua Bidang Kerja Sama Minerba dan Lingkungan PW FRN Kab. pandeglang Agus Berman meminta kepada warga terutama warga sekitar titik jalan yang rawan untuk lebih waspada, jangan sampai kondisi jalan yang semakin parah ini menelan korban Jiwa"Rekan-rekan warga baiknya menghindari tinggal di area yang terlalu berdekatan dengan titik jalan yang sudah longsor ini,karena curah hujan masih tinggi, dikhawatirkan akan terjadi lagi longsor susulan" Pinta Agus .

Agus juga meminta dengan tegas kepada Pemprov Banten dalam hal ini Dinas PUPR, untuk segera mengambil langkah dan tindakan yang nyata melakukan perbaikan jalan ini , karena, ditemukan di lokasi ada alag berat Eksavator(becko) tetapi tidak di gunakan , hanya di diamkan tanpa mengerjakan apa-apa, hanya ingin terlihat bahwa sudah ada perhatian dari pihak Pemprov"diduga adanya becko tersebut hanya tameng dari pihak Pemprov seolah-olah mereka sudah melakukan penanganan dilapangan, padahal Becko tersebut hanya nongkrong tanpa kerja yang nyata disini" Pungkas Agus.

Sementara Pihak-pihak terkait yang mempunyai Kewenangan dan otoritas dalam melaksanakan Perbaikan tersebut, ketika dihubungi via smart phonenya , sedang tidak aktif.
(Gie)
Share:

Wagub Banten Ajak Insan Pers, Perkuat Sinergi Kawal Pembangunan

​Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, mengajak seluruh insan pers untuk memperkuat sinergi dan berperan aktif mengawal pembangunan daerah. Hal ini dinilai penting mengingat posisi jurnalis yang strategis dalam menjalankan fungsi kontrol sosial di masyarakat.

​Pernyataan tersebut disampaikan Wagub Banten saat membuka Seminar Nasional dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang diselenggarakan di Auditorium Hotel Aston Serang, Sabtu (7/2/2026).

​Seminar nasional ini mengangkat tema strategis terkait pembangunan infrastruktur, transportasi, serta pengembangan Pelabuhan Ciwandan guna mengakselerasi perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat Banten.

​Dalam sambutannya, Dimyati mengungkapkan bahwa selama kiprahnya sebagai pejabat publik, ia menempatkan kritik dan masukan dari media massa sebagai informasi dan aspirasi konstruktif. Informasi dari media dinilai sangat membantu pemerintah dalam merespons permasalahan di lapangan secara cepat.

​“Saya kerap menerima tautan berita terkait jalan atau jembatan rusak dari rekan-rekan media. Setelah diverifikasi dan terbukti benar, saat itu juga saya instruksikan dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan,” ujar Dimyati.

​Wagub berharap, melalui forum seminar ini, rekan-rekan jurnalis dapat memberikan masukan yang komprehensif. Referensi luas yang dimiliki insan pers diharapkan mampu memastikan program pembangunan pemerintah berjalan tepat sasaran dan tepat guna.

​Kemandirian Fiskal Banten

​Pada kesempatan yang sama, Wagub Dimyati juga memaparkan kondisi fiskal Provinsi Banten yang dinilai cukup mandiri dibandingkan daerah lain. Ia menjelaskan bahwa struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten didominasi oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD).

​“Kemandirian fiskal kita cukup tinggi. Dukungan dana transfer dari pemerintah pusat hanya berkisar 20 persen, sementara 80 persen sisanya bersumber dari PAD,” jelasnya.

​Ia menambahkan, meskipun nilai pembiayaan pembangunan berada di kisaran Rp10 triliun, sebagian besar pendanaan tersebut ditopang oleh kekuatan PAD Banten.

​Rangkaian HPN 2026

​Sementara itu, Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Zulmansyah Sekedang, menjelaskan bahwa seminar pembangunan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HPN 2026 yang dipusatkan di Provinsi Banten. Selain infrastruktur, topik lain yang dibahas meliputi pariwisata olahraga (sport tourism) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

​“Seluruh tema seminar merupakan usulan dari daerah. Harapannya, daerah mendapatkan dorongan dan perspektif baru dalam pembangunan demi terwujudnya peningkatan perekonomian masyarakat,” tutur Zulmansyah. (Rose)



Share:

Wagub Banten Ajak Iluni UI, Ambil Peran Strategis Dalam Pembangunan Daerah

​Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, mendorong Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) Wilayah Banten untuk mengambil peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal tersebut ditegaskannya usai menghadiri pengukuhan Ketua Umum dan Pengurus Iluni UI Wilayah Banten periode 2025–2028 di Aula Setda Kota Serang, Sabtu (7/2/2026).

​Dalam sambutannya, Wagub Dimyati menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan para kaum intelektual. Ia menginstruksikan pengurus untuk segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap alumni UI yang berdomisili atau berkarier di Provinsi Banten guna menyatukan potensi yang ada.

​"Saya meminta agar alumni UI dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan di Provinsi Banten. Oleh karena itu, saya telah menginstruksikan pengurus untuk mendata seluruh alumni UI di Banten, sehingga kita dapat segera bersinergi dalam langkah yang nyata," ujar Wagub Dimyati.

​Jembatan Antargenerasi dan Tanggung Jawab Moral

​Sebagai alumnus Pascasarjana FISIP dan Magister Ilmu Politik UI, Dimyati mengaku memiliki tanggung jawab moral untuk membawa almamaternya terlibat dalam kemajuan Banten. Ia meyakini bahwa dengan disiplin keilmuan yang matang, para alumni mampu membawa perubahan positif bagi daerah.

​Wagub juga memandang Iluni UI sebagai wadah silaturahmi sekaligus jembatan antargenerasi untuk pertukaran pengetahuan dan pengalaman. Namun, ia mengingatkan agar setiap langkah organisasi tetap mengedepankan etika dan kelestarian lingkungan.

​"Peran Iluni UI harus memberikan kemanfaatan luas. Jangan sampai kehadiran organisasi justru merugikan masyarakat, apalagi sampai merusak kelestarian alam," tegasnya.

​Sebagai bentuk dukungan awal terhadap operasional organisasi, Wagub Dimyati memberikan bantuan kas perdana sebesar Rp5 juta yang bersumber dari Biaya Operasional (BOP) Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.

​Optimalisasi Peran Strategis Alumni

​Sementara itu, Ketua Umum Iluni UI Banten periode 2025–2028, Ahmad Mujahid, menyatakan kesiapannya untuk mengoptimalkan potensi alumni. Ia mengakui bahwa tantangan utama ke depan adalah menyatukan para alumni yang tersebar di berbagai sektor dan jabatan strategis, namun belum terkoordinasi dengan baik.

​"Tantangan kita adalah lintas kota dan profesi. Fokus kami ke depan adalah menjadikan Iluni UI Banten sebagai platform unggulan yang memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat dan mendukung program pembangunan pemerintah," pungkas Mujahid. (Rose)



Share:

Arsip