Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten kembali melanjutkan Operasi Search and Rescue (SAR) hari keenam terhadap kecelakaan kapal nelayan KM Marina 7 yang terbakar di perairan barat Pulau Ular, Kecamatan Ciwandan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Selasa (24/2/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian tersebut melibatkan total 31 orang korban, dengan rincian 28 orang selamat, 1 orang meninggal dunia, dan 2 orang masih dalam pencarian (DP). Dua korban yang hingga kini belum ditemukan masing-masing bernama Rendi dan Ahmad, keduanya merupakan Anak Buah Kapal (ABK).
Pada pelaksanaan Operasi SAR H.6, Tim SAR Gabungan memulai briefing pencarian pada pukul 07.00 WIB dengan luas area pencarian mencapai 116 Nautical Mile (NM²). Pencarian dilakukan menggunakan pola creeping sejauh 94 NM dengan jarak antar lintasan 0,5 NM, serta didukung pengoperasian Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 untuk menyisir area perairan.
Hingga pelaksanaan debriefing dan evaluasi pada pukul 17.00 WIB, hasil pencarian masih nihil. Oleh karena itu, operasi SAR diputuskan untuk dilanjutkan kembali pada Rabu (25/2/2026) pukul 07.00 WIB.
Selain upaya pencarian langsung di laut, Tim SAR Gabungan juga melakukan koordinasi dengan Vessel Traffic Service (VTS) Merak guna menyebarkan E-Broadcast kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda korban. Koordinasi juga dilakukan dengan Kantor SAR Jakarta untuk pemantauan wilayah Kepulauan Seribu yang berpotensi menjadi arah hanyut korban sesuai SAR Map.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Unit Siaga SAR Pandeglang, Unit Siaga SAR Merak, VTS Merak, Polairud Polda Banten, serta BPBD Kabupaten Serang. Sementara itu, alutsista dan peralatan yang digunakan meliputi Rescue Car, RIB 02 BTN, peralatan SAR air, medis, komunikasi, serta peralatan pendukung lainnya.
Kondisi cuaca selama pelaksanaan operasi terpantau berawan dengan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1 meter, sehingga masih memungkinkan untuk dilaksanakan upaya pencarian secara optimal.
BASARNAS melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pencarian secara maksimal hingga seluruh korban berhasil ditemukan. (Humas/Rose)






0 comments:
Posting Komentar