Pandeglang – Polsek Mandalawangi bergerak cepat merespons ambruknya jembatan penghubung di Kampung Kadu Pandak, Desa Sinarjaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang pada Jum'at (06/02).
Dalam kesempatannya, Kapolsek Mandalawangi AKP Darwin Khairul Syafari menyampaikan bahwa sebagai respons cepat, Kapolsek Mandalawangi bersama Danramil serta personel Polsek dan Koramil meninjau langsung lokasi kejadian. “TNI–Polri bersama masyarakat bergotong royong membangun jembatan darurat agar aktivitas warga tetap berjalan,” ujar Kapolsek Mandalawangi.
“Jembatan yang ambruk ini merupakan akses penghubung vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari, baik untuk menuju lahan pertanian, sekolah, maupun kegiatan perekonomian warga. Akibat ambruknya jembatan tersebut, mobilitas masyarakat terganggu, khususnya bagi pengguna kendaraan roda empat yang selama ini mengandalkan jalur ini,” kata AKP Darwin Khairul Syafari.
Lebih lanjut, Darwin menjelaskan bahwa jembatan darurat tersebut untuk sementara hanya dapat dilalui oleh pejalan kaki dan pengguna kendaraan roda dua. "Jembatan darurat ini sementara hanya dapat dilalui oleh pejalan kaki dan pengguna kendaraan roda dua. Sementara itu, kendaraan roda empat yang menuju Desa Panjang Jaya, Desa Cikumbuen, dan Desa Ramea belum dapat melintasi jalur tersebut dan diimbau menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Raya Ciomas–Mandalawangi menuju Desa Curuglemo, Kecamatan Mandalawangi,” jelasnya.
Diakhir, Kabidhumas Polda Banten menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri dan TNI yang selalu siap melayani masyarakat. “Atas nama Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, kami mengapresiasi jajaran Polri dan TNI yang selalu siap melayani masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi layanan 110 apabila terjadi situasi darurat. Kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab dan pelayanan kepada warga, khususnya dalam kondisi darurat yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat,” tutupnya. (Bidhumas).






0 comments:
Posting Komentar